Apresiasi Pemda dan Bank Maluku-Malut, Apdesi Halbar Akui Setiap Pencairan DD Tidak Pernah Dipersulit

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maikel Sangari, Sekretaris Apdesi Halmahera Barat (dok/istimewa)

Maikel Sangari, Sekretaris Apdesi Halmahera Barat (dok/istimewa)

JAILOLO, TM — Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara, mengapresiasi kelancaran pencairan Dana Desa (DD) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Bank Maluku/Malut cabang Jailolo.

Sekretaris Apdesi Halmahera Barat, Maikel Sangari kepada terasmalut.id menyatakan, selama di pemerintahan JUJUR, pihaknya saat melakukan pencairan Dana Desa selalu diberikan kelancaran dan tidak pernah dipersulit, baik secara administratif maupun proses pencairan dana di Bank.

“Atas nama lembaga, Kami secara lembaga sangat mengapresiasi pihak bank tersebut atas kelancaran pencarian DD. Selain itu juga, terkait dengan informasi dugaan pemotongan setiap pencarian DD tahun Anggaran (TA) 2024. Saya sampaikan informasi tersebut, tidak benar,”ucap Maikel Sangari.

Baca Juga :  Chuzaemah Emban Misi Besar Halbar di Porprov Malut: Prestasi dan Sportivitas Harus Berjalan Seiring

Sementara, Kepala Bank Maluku-Malut Cabang Jailolo, Husain Salampessy mengatakan, setiap realisasi DD dari pihak Bank Maluku/Malut Cabang Jailolo sesuai dengan jumlah pada SP2D yang diterbitkan pemkab halbar dan ditindaklanjuti sesuai permintaan.

“Jadi kami dari pihak bank bekerja melayani sesuai aturan yang berlaku. Hal ini untuk menciptakan kenyamanan nasabah Bank Maluku/Malut. Dan untuk yang direalisasikan atau dicairkan itu sesuai permintaan pencairan yang sudah tertuang dalam SP2D,”jelas dia.

Husain juga menegaskan, bahwa dalam pencairan DD setiap tahun, tidak pernah dilakukan pemotongan baik dari Bank maupun melalui instruksi dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Calon Bupati Petahana Gelar Ibadah Bersama dan Penguatan Untuk Keluarga Laos-Tjoanda 

Bahkan lanjut dia, untuk tahun 2024 juga tidak pernah dipotong sepersen pun dari Bank dengan total Desa di tiga kecamatan yakni Jailolo, Jailolo Selatan serta Kecamatan Tabaru.

“Jadi untuk melayani DD dibawah pihak Bank Maluku Cabang Jailolo untuk tahun 2024 hanya tiga Kecamatan saja. Sebagian desa melalui Bank lain di Halbar. Dan setiap dilakukan pencairan tidak pernah ada pemotongan dari Bank,”pungkas Husain.

Terpisah, salahsatu Kabid DP-MPD Pemkab Halbar, menyebut, bahwa untuk saat ini masih ada sisa anggaran tambahan, tetapi semua sudah terparkir di setiap Bank.

“Setelah sisa dokumennya diselesaikan, langsung bisa dilakukan pencairan di Bank,”singkatnya mengakhiri.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman
Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru
Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan
Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap
Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta
P-19 Berulang, Penyidik Diminta Terbitkan SP3
BPIP RI Ingatkan Bahaya Lunturnya Nilai Kebangsaan, Halbar Jadi Titik Penguatan Pancasila
Berita ini 244 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:29 WIB

Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 11:54 WIB

Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:03 WIB

Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta

Berita Terbaru

error: