Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Antrean Panjang di Jailolo, Praktisi Terapi Asal Sulut Jadi Rujukan Warga

Pendekatan fisik dan spiritual menjadi ciri khas layanan yang dijalankan

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak puluhan warga yang mengantri untuk mendapatkan pelayanan pengobatan dari keempat praktisi terapi Non-medis (Dok/Ist)

Tampak puluhan warga yang mengantri untuk mendapatkan pelayanan pengobatan dari keempat praktisi terapi Non-medis (Dok/Ist)

terasmalut — Antrean panjang sejak Jumat (10/04/26) tampak di Desa Hatebicara, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Puluhan warga dari berbagai kecamatan datang sejak pagi hari untuk mendapatkan layanan terapi dari sejumlah praktisi non-medis asal Sulawesi Utara.

Para praktisi tersebut yakni Mais Katulung, Kepas Katulung, Gabriel Katulung, dan Sandi Potabunga. Mereka dikenal luas di tengah masyarakat karena pendekatan terapi yang diyakini membantu menangani berbagai keluhan kesehatan, baik medis maupun non-medis.

Jenis keluhan yang ditangani cukup beragam, mulai dari asam lambung menahun, asam urat, maag akut, saraf terjepit, vertigo, sakit kepala menahun, hingga asma. Selain itu, mereka juga menerima berbagai keluhan kesehatan lainnya yang dirasakan pasien.

Kepercayaan masyarakat terhadap layanan ini terus meningkat, seiring banyaknya pengalaman pasien yang mengaku merasakan perubahan kondisi kesehatan setelah menjalani terapi. Dalam praktiknya, para terapis menggabungkan pendekatan fisik dengan sentuhan spiritual, yang menjadi ciri khas layanan mereka.

Baca Juga :  RSUD Jailolo Teken Kerjasama Dengan PT MGM Penyedia Oksigen

Di lokasi praktik, suasana tetap tertib meski jumlah pasien cukup banyak. Warga datang dengan harapan memperoleh perbaikan kondisi kesehatan. Tidak sedikit di antara mereka yang rela menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan kesempatan menjalani terapi.

Untuk memastikan kelancaran pelayanan, kegiatan ini didukung oleh tim administrasi yang membantu mengatur alur pasien. Tercatat Adnan Hairudin sebagai Admin Provinsi dan Sarlin Antu sebagai Admin Kabupaten Halmahera Barat yang berperan dalam pengelolaan antrean dan koordinasi di lapangan.

Pelayanan dilakukan secara bergiliran guna menjaga kenyamanan dan ketertiban. Tim pendamping turut membantu memastikan proses berjalan kondusif.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan Kesehatan yang Prima, RSUD Jailolo Tambah Dua Dokter Spesialis

Selain fokus pada tindakan terapi, para praktisi juga menekankan pentingnya ketenangan batin dan keyakinan dalam proses pemulihan. Mereka memandang bahwa penyembuhan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga melibatkan aspek mental dan spiritual.

Meski dikenal luas di masyarakat, para praktisi tetap menunjukkan sikap rendah hati. Mereka memandang kemampuan yang dimiliki sebagai bentuk pengabdian untuk membantu sesama.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pendekatan personal, pengalaman pasien, serta kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun hubungan antara praktisi dan warga.

Lebih dari sekadar layanan terapi, praktik ini telah menjadi ruang harapan bagi banyak orang yang mencari pemulihan kesehatan.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja
Bupati dan DPRD Turun Langsung Verifikasi Keluhan Obat dan Pelayanan di Rumah Sakit Jailolo
Komitmen Wujudkan “Halbar Sehat”, Pemkab Halbar Raih UHC Award
Aksi Sosial RSUD Jailolo Warnai Peringatan HKN ke-61 di Halmahera Barat
Program ‘Halbar Sehat’ Kembalikan Penglihatan Warga Lewat Operasi Katarak
GOW Halbar Gelar Aksi Sosial Peringati Hari Kartini ke-147 
Bupati James Perintahkan Dinkes Bentuk Tim Investigasi Akibat Meninggalnya Bayi di Puskesmas Ibu Tabaru
Peroleh DAK 26 Miliar dari Kemenkes RI, Novi Drakel : Ini Keseriusan JUJUR Aplikasikan Halbar Sehat
Berita ini 750 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 13:37 WIB

Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja

Sabtu, 11 April 2026 - 19:53 WIB

Antrean Panjang di Jailolo, Praktisi Terapi Asal Sulut Jadi Rujukan Warga

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:47 WIB

Komitmen Wujudkan “Halbar Sehat”, Pemkab Halbar Raih UHC Award

Rabu, 12 November 2025 - 17:58 WIB

Aksi Sosial RSUD Jailolo Warnai Peringatan HKN ke-61 di Halmahera Barat

Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:11 WIB

Program ‘Halbar Sehat’ Kembalikan Penglihatan Warga Lewat Operasi Katarak

Berita Terbaru

Bendahara BKAD Halbar, Arnike Saba, didampingi Sejumlah pengurus Apdesi Halbar dalam konferensi pers membantah adanya dugaan pemotongan Siltap Pemerintah Desa (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 

Senin, 13 Apr 2026 - 14:51 WIB

Dasril Hi. Usman, Ketua DPD PAN Halmahera Barat (dok/tm)

Halmahera Barat

Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja

Minggu, 12 Apr 2026 - 13:37 WIB

Direktur RSUD Jailolo, dr. Novi M. Drakel

Halmahera Barat

RSUD Jailolo Buka-bukaan Soal Anggaran, Rp19 Miliar Jadi Acuan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 14:56 WIB

error: