Program ‘Halbar Sehat’ Kembalikan Penglihatan Warga Lewat Operasi Katarak

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat kembali melaksanakan program misi kemanusiaan berupa operasi katarak gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya warga kurang mampu secara ekonomi.

Sebanyak 84 pasien dijadwalkan menjalani tindakan operasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program “Halmahera Barat Sehat.”

Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Prof. Bayu, dr. Andriani, serta seluruh tim medis yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Menurut Bupati James, inisiatif ini merupakan kabar baik sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Hari ini merupakan momentum yang membahagiakan bagi masyarakat kami yang menderita gangguan penglihatan. Melalui program ini, mereka memperoleh kesempatan untuk menjalani operasi katarak secara cuma-cuma, dan diharapkan dapat kembali melihat dengan normal,”ungkap Bupati James.

Program ini termasuk dalam tujuh agenda prioritas Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, dengan fokus utama pada sektor kesehatan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Meskipun masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan anggaran dan keterlambatan pencairan insentif tenaga kesehatan, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk memastikan pelayanan kesehatan gratis dapat terus berlanjut.

Saat ini, lebih dari 103.000 jiwa penduduk Halmahera Barat telah menerima manfaat dari program pengobatan gratis yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan alokasi sekitar Rp15 miliar per tahun, bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun demikian, Bupati James turut menyoroti tantangan pendanaan dari pemerintah pusat yang berdampak pada pelaksanaan sejumlah program strategis daerah.

Dalam jangka panjang, Bupati berharap RSUD dapat memiliki dokter spesialis mata secara permanen. Untuk itu, pemerintah daerah membuka peluang beasiswa bagi dokter umum yang berminat mengambil spesialisasi mata guna mendukung ketersediaan tenaga ahli di bidang tersebut.

Lebih lanjut, Bupati juga telah menginstruksikan kepada seluruh kepala puskesmas di setiap kecamatan untuk melakukan pendataan ulang terhadap warga yang mengalami gangguan penglihatan, agar cakupan program operasi katarak gratis dapat diperluas di masa mendatang.

“Ini bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan bagian dari misi kemanusiaan yang perlu terus kita jaga dan tingkatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Halbar, Novimariyana Drakel, mengungkapkan bahwa pada tahap awal pemeriksaan (screening), tercatat sebanyak 188 pasien yang mendaftar untuk mengikuti operasi. Meskipun proses screening telah ditutup, antusiasme masyarakat tetap tinggi, dengan banyaknya pasien yang masih datang untuk mendapatkan pelayanan tersebut.

RSUD Jailolo, lanjut Novi, berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang oftalmologi. Salah satu rencana pengembangan ke depan adalah penambahan dokter spesialis mata guna memperkuat layanan kesehatan mata di wilayah tersebut.

“Kegiatan ini sejalan dengan visi ‘Halmahera Barat Sehat’. Operasi katarak diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tutur Novi.*(Ghe/Red).

 

Baca Juga :  KONI Halmahera Barat Salurkan Rp 25 Juta untuk Dukung Motilo’a Cup II di Talaga

 

Berita Terkait

Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru
Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan
Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap
Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta
P-19 Berulang, Penyidik Diminta Terbitkan SP3
BPIP RI Ingatkan Bahaya Lunturnya Nilai Kebangsaan, Halbar Jadi Titik Penguatan Pancasila
Menuju Jakarta! Atlet Halbar Rolis Haryani Perkuat Kontingen Maluku Utara di Kejurnas Atletik
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:25 WIB

Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 18:12 WIB

Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan

Senin, 29 Juni 2026 - 11:54 WIB

Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:03 WIB

Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta

Berita Terbaru

Ketua SEMAINDO Halmahera Barat DKI Jakarta, Sahrir Jamsin

Hukum & Kriminal

SEMAINDO Tagih Transparansi Polres Halbar dalam Penanganan Kasus RMD

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:15 WIB

error: