Bupati dan DPRD Turun Langsung Verifikasi Keluhan Obat dan Pelayanan di Rumah Sakit Jailolo

Mayoritas Pasien Akui Pelayanan RSUD Masih Berjalan Baik

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Barat James Uang meninjau langsung ruang perawatan pasien saat sidak di RSUD Jailolo bersama pimpinan DPRD Halbar, Kamis (9/4/2026).

Bupati Halmahera Barat James Uang meninjau langsung ruang perawatan pasien saat sidak di RSUD Jailolo bersama pimpinan DPRD Halbar, Kamis (9/4/2026).

terasmalut — Merespons keluhan masyarakat terkait dugaan keterbatasan obat dan mutu layanan kesehatan di RSUD Jailolo, Bupati Halmahera Barat, James Uang, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan kondisi riil pelayanan rumah sakit daerah tersebut.

Dalam inspeksi tersebut, Bupati turut didampingi Ketua DPRD Halmahera Barat, Ibnu Saud Kadam, serta Wakil Ketua I DPRD Halbar, Rustam Fabanyo.

Langkah pengawasan itu dilakukan setelah beredarnya sejumlah keluhan masyarakat di media sosial mengenai dugaan kekosongan obat serta pelayanan rumah sakit yang dinilai belum optimal.

Usai meninjau sejumlah ruang perawatan, James Uang menyampaikan bahwa sidak dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai pelayanan kesehatan yang diterima pasien di lapangan.

“Kami melakukan sidak ke ruangan pasien karena di media sosial beredar keluhan masyarakat terkait kekurangan obat dan pelayanan yang dianggap belum prima,”ujarnya.

Baca Juga :  Danyonif 732/Banau Sambut Kedatangan Pangdam XVI/Pattimura di Halmahera Barat

Ia menegaskan, kehadirannya bersama unsur pimpinan DPRD bertujuan memastikan secara langsung kondisi pelayanan dengan meminta keterangan dari pasien yang tengah menjalani perawatan.

“Kami ingin memastikan langsung kepada pasien apakah selama dirawat terdapat keluhan, termasuk terkait ketersediaan obat. Rata-rata pasien menyampaikan bahwa pelayanan yang diberikan sudah cukup baik,”katanya.

Terkait ketersediaan obat, James mengungkapkan sebagian besar pasien menyatakan masih memperoleh obat melalui apotek internal RSUD Jailolo.

“Saat ditanya apakah obat dibeli di luar rumah sakit, sebagian besar pasien menjawab masih dilayani melalui apotek RSUD. Ini menunjukkan pelayanan farmasi masih berjalan,”jelasnya.

Baca Juga :  Tunjangan Tambahan Penghasilan ASN Halbar Diperluas, Berlaku Penuh 2026

Meski demikian, ia mengakui bahwa ketersediaan obat di rumah sakit belum sepenuhnya stabil dan masih menghadapi keterbatasan pada waktu-waktu tertentu.

“Memang terdapat kekurangan obat, dan hal itu juga telah diakui oleh Direktur RSUD. Kendalanya berada pada keterbatasan anggaran, baik dari pemerintah daerah maupun dari internal RSUD sendiri,”ungkapnya.

James menambahkan, pada tahun sebelumnya pemerintah daerah masih memiliki alokasi anggaran mandatory sekitar Rp4 miliar untuk mendukung pengadaan obat di RSUD Jailolo, namun pada tahun anggaran berjalan alokasi tersebut tidak lagi tersedia.

“Tahun lalu masih tersedia anggaran mandatory kurang lebih Rp4 miliar untuk pengadaan obat. Tahun ini anggaran tersebut tidak ada lagi, sehingga menjadi tantangan bersama yang harus segera dicarikan solusinya,” pungkasnya.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Dodinga hingga Bobane Igo Menanti Kapal Perintis, Konektivitas Masih “Baku Tunggu”
Chuzaemah Djauhar Pimpin PBSI Halbar, Pembinaan Atlet Jadi Fokus Utama
Pemkab Halbar Perkuat Konektivitas Loloda Tengah melalui Usulan Deviasi KM Sabuk Nusantara 35
Muskab III PMI Halbar Tetapkan Chuzaemah Djauhar sebagai Ketua 2026–2031
Anggota Deprov Meri Popala Serap Aspirasi Petani Ibu Selatan, Infrastruktur Pertanian Jadi Perhatian
Reses di Ibu, Meri Popala Serap Aspirasi Petani soal Kebutuhan yang Mendesak
Pokja IV TP-PKK Halbar Dorong Desa Awer Perkuat Kesadaran Kesehatan Lingkungan
Sarana Pertanian Jadi Aspirasi Utama Dalam Reses Meri Popala 
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Dodinga hingga Bobane Igo Menanti Kapal Perintis, Konektivitas Masih “Baku Tunggu”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Chuzaemah Djauhar Pimpin PBSI Halbar, Pembinaan Atlet Jadi Fokus Utama

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pemkab Halbar Perkuat Konektivitas Loloda Tengah melalui Usulan Deviasi KM Sabuk Nusantara 35

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Muskab III PMI Halbar Tetapkan Chuzaemah Djauhar sebagai Ketua 2026–2031

Minggu, 27 September 2026 - 18:27 WIB

Anggota Deprov Meri Popala Serap Aspirasi Petani Ibu Selatan, Infrastruktur Pertanian Jadi Perhatian

Berita Terbaru

error: