terasmalut — Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 di Kabupaten Halmahera Barat (Halbae), Maluku Utara, berlangsung khidmat di SMA Negeri 1, dengan menghadirkan semangat reflektif sekaligus komitmen kolektif untuk memperkuat mutu pendidikan.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Deklarasi Penerimaan Siswa Baru Tahun Pelajaran 2026–2027 untuk seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut.
Bertindak sebagai pembina upacara, Staf Ahli Setda Halmahera Barat, Silas Palias, membacakan sambutan resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Barat Rosbery Uang, Asisten I Fransisca Renjaan, jajaran OPD, para kepala satuan pendidikan, serta dewan guru se-Halmahera Barat.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia melalui pendekatan yang tulus, penuh kasih, dan berorientasi pada pengembangan potensi,”ujar Silas saat membacakan sambutan menteri.
Ia menegaskan bahwa konsep pendidikan nasional tidak terlepas dari pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menekankan sistem among sebagai fondasi utama.
“Ki Hajar Dewantara telah meletakkan dasar pendidikan melalui sistem among: asah, asih, dan asuh. Tiga prinsip ini menjadi inti dalam membangun manusia yang utuh, baik secara intelektual, emosional, maupun karakter,”lanjutnya.
Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa arah kebijakan pendidikan nasional selaras dengan amanat konstitusi serta visi pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
“Sesuai dengan Asta Cita Presiden, pendidikan merupakan usaha strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh demi mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat,”ucapnya.
Lebih lanjut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menempatkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
“Untuk itu, telah ditetapkan lima kebijakan strategis, yakni revitalisasi dan digitalisasi pendidikan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan karakter, peningkatan kualitas pembelajaran, serta perluasan akses pendidikan untuk semua,”jelasnya.
Silas juga memaparkan capaian konkret pemerintah, termasuk revitalisasi lebih dari 16 ribu satuan pendidikan dan digitalisasi ratusan ribu sekolah yang telah memanfaatkan teknologi pembelajaran interaktif.
“Pemerintah juga memberikan perhatian serius kepada guru melalui beasiswa, pelatihan kompetensi, serta peningkatan kesejahteraan, termasuk tunjangan sertifikasi dan insentif bagi guru honorer,”katanya.
Pada aspek karakter, program-program seperti 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Makan Bergizi Gratis, hingga penguatan kegiatan pramuka dan budaya sekolah menjadi bagian integral dalam membentuk generasi yang berintegritas.
“Penguatan karakter menjadi fondasi utama melalui pembiasaan positif di sekolah yang aman, sehat, dan menyenangkan, sehingga peserta didik tumbuh tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,”tambahnya.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan komitmen dalam memperluas akses pendidikan melalui berbagai skema seperti sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka, serta pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
“Dalam 18 bulan terakhir, kami telah meletakkan fondasi pendidikan bermutu untuk semua melalui integrasi empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media,” ungkapnya.
Upacara Hardiknas tahun ini juga tampak semarak dengan kehadiran peserta yang mengenakan pakaian adat khas Nusantara, mencerminkan keberagaman budaya sekaligus memperkuat identitas nasional dalam dunia pendidikan.
“Berbagai kebijakan ini tidak akan berjalan tanpa tiga hal utama, yaitu mindset, mental, dan misi. Tanpa ketiganya, semua kebijakan hanya akan menjadi formalitas semata. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026, mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,”tutup Silas Palias dalam kutipan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.*(Ghe/Red)














