Kasus RMD Diadukan ke Komisi III DPR RI, Kuasa Hukum Ancam Ajukan Praperadilan

Pengembalian SPDP oleh Kejari Halbar dan proses penyidikan menjadi sorotan dalam pengaduan resmi yang dilayangkan kuasa hukum

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa Hukum RMD, Darwin Bunga, SH (Dok/Ist)

Kuasa Hukum RMD, Darwin Bunga, SH (Dok/Ist)

terasmalut — Merasa terdapat kejanggalan dalam proses penanganan perkara yang menjerat kliennya, kuasa hukum tersangka RMD, Darwin Bunga, SH, mengadukan perkara tersebut ke Komisi III DPR RI. Aduan itu disampaikan melalui surat resmi yang meminta lembaga legislatif tersebut melakukan pengawasan terhadap proses penyidikan yang tengah ditangani oleh penyidik Unit PPA Polres Halmahera Barat.

Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya memperoleh perhatian dan pengawasan dari Komisi III DPR RI terhadap jalannya proses penegakan hukum dalam perkara dimaksud.

Dalam surat pengaduan itu, Darwin Bunga menyampaikan sejumlah keberatan terhadap proses penyidikan yang dilakukan penyidik. Menurutnya, masih terdapat sejumlah fakta dan keterangan saksi yang belum terakomodasi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), termasuk informasi yang dinilai penting untuk didalami lebih lanjut.

Selain itu, pihak kuasa hukum juga mempertanyakan perkembangan berkas perkara yang sebelumnya telah dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri Halmahera Barat kepada penyidik setelah diterbitkannya surat pemberitahuan habisnya masa penyidikan atau P-20.

Baca Juga :  Implementasikan Syariat Islam, Kemenag Halbar Sediakan Sembilan Ekor Hewan Qurban Untuk Mustahik

Darwin juga menyoroti perpanjangan masa penahanan yang dijalani kliennya, serta tidak dikabulkannya permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh pihak keluarga tersangka.

Ia meminta Kapolda Maluku Utara turut mengawal proses penyidikan agar berjalan sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.

“Kami dari kuasa hukum akan mengkaji lebih dalam proses penyidikan ini. Apabila ditemukan adanya tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur KUHAP, maka kami akan mengajukan praperadilan,”ujar Darwin Bunga.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Halmahera Barat sebelumnya mengembalikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas nama tersangka RMD kepada penyidik Polres Halmahera Barat. Pengembalian tersebut dilakukan karena hingga batas waktu yang ditentukan, hasil penyidikan belum diterima oleh jaksa penuntut umum.

Baca Juga :  MTQ Tingkat Kabupaten Halbar ke-XXIX Resmi Dihelat

Pengembalian SPDP itu tertuang dalam surat resmi Kejaksaan Negeri Halmahera Barat tertanggal 1 Juni 2026 yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Barat, Djino Dian Talakua.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa jaksa penuntut umum sebelumnya telah menerbitkan surat pemberitahuan habisnya masa penyidikan (P-20) kepada penyidik. Namun hingga jangka waktu yang diberikan berakhir, berkas hasil penyidikan belum diserahkan kepada kejaksaan.

Meski demikian, kejaksaan menegaskan bahwa proses penyidikan masih dapat dilanjutkan. Hasil penyidikan beserta SPDP dapat kembali disampaikan kepada penuntut umum untuk diteliti dan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

RMD diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana yang disangkakan melanggar Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Kontrak Proyek Ruang Tunggu Pelabuhan Jailolo Berakhir, Penyedia Minta Maaf
19 Ribu Warga Halbar Belum Tersentuh MBG, Pemda Targetkan Tuntas 2027
Halbar Kejar Target Stunting 5 Persen, Meri Popala Uang Perkuat Peran Keluarga
Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH
Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan
Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif
Kasus Dugaan Pencurian dan Perusakan Pohon di Halbar, Polda Malut Tetapkan DP sebagai Tersangka
Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 09:20 WIB

Kontrak Proyek Ruang Tunggu Pelabuhan Jailolo Berakhir, Penyedia Minta Maaf

Jumat, 6 November 2026 - 13:33 WIB

19 Ribu Warga Halbar Belum Tersentuh MBG, Pemda Targetkan Tuntas 2027

Kamis, 5 November 2026 - 22:10 WIB

Halbar Kejar Target Stunting 5 Persen, Meri Popala Uang Perkuat Peran Keluarga

Rabu, 4 November 2026 - 13:41 WIB

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan

Berita Terbaru

error: