terasmalut — Bupati Halmahera Barat (Halbar), James Uang, menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Halbar masa khidmat 2024–2029, yang digelar di Gedung Pertemuan SMP Negeri 2 Hatebicara, Kecamatan Jailolo, Kamis (24/10/2025).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Kolaborasi Ulama dan Umara Mewujudkan Halbar yang Religius dan Sejahtera”, yang mencerminkan komitmen sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual.
Tampak hadir dalam Rakerda MUI, Bupati Halbar James Uang S.Pd MM, Kemenag Halbar Drs.Amir Tomagola, Ketua MUI Provinsi Malut Dr. Samlan Hi. Ahmad, Ketua MUI Halbar Hi Zulkifli Syah, Ketua NU Imrat Idrus SOS Msi, Kaban BPKAD Ir Sonya Mail S.P Msi, Kadisparpora Fenny Kiat S.STP, M,SI, Kaban Kesbangpol Asnath Sowo S.SOS.M.SI, Plt Kadis Perindagkop Zefanya Murary, Kadis Kesehatan Novelheins Sakalaty, Kabag Umum James Kose, kadis pariwisata Halbar, Kabag Kesra Asrawi Basra, Kepala Kantor Agama Halbar, Kabag Humas Ramli Nasir, serta seluruh Dewan pengurus dan Anggota MUI Halmahera Barat.
Dalam sambutannya, Bupati James Uang menegaskan bahwa MUI merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia serta memperkuat visi pembangunan Halbar yang berorientasi pada nilai religiusitas.
Ia menjelaskan, keberadaan MUI di daerah bukan hanya simbol kelembagaan, tetapi menjadi kekuatan moral yang turut mendorong keberhasilan pelaksanaan program pembangunan daerah secara menyeluruh.
“MUI merupakan mitra strategis pemerintah daerah, karena kami menyadari bahwa membangun Halbar tidak bisa hanya diserahkan sepenuhnya kepada Pemda tetapi juga dukungan lembaga keagamaan sangat penting agar pembangunan berjalan seimbang,” ujar James Uang.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menempatkan tokoh-tokoh agama sebagai mitra terhormat dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan sehingga sejak awal kepemimpinannya, Pemkab memasukkan program ‘Halbar Religius’ sebagai salah satu dari tujuh program prioritas daerah.
Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, bahwa implementasi dari program tersebut diwujudkan melalui dukungan nyata terhadap rumah ibadah baik masjid, gereja, maupun Mushalla dan pastori.
Pemerintah juga sambung James, turut memberikan perhatian khusus kepada para pemuka agama melalui program pemberangkatan ibadah serta pemberian insentif.
“Tahun ini kurang lebih 50 rumah ibadah telah dibangun di seluruh kecamatan. Selain itu, pemerintah daerah juga memfasilitasi keberangkatan imam dan pendeta ke tanah suci serta memberikan insentif bagi mereka sebagai bentuk apresiasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Orang Nomor satu di pemkab Halbar ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dititikberatkan pada infrastruktur, tetapi juga pada pembinaan moral dan akhlak masyarakat yang menjadi fondasi utama kemajuan daerah.
“Membangun negeri bukan hanya soal fisik tetapi juga membangun akhlak dan moral masyarakat, untuk itu peran organisasi keagamaan sangat penting dalam memperkuat karakter dan mental spiritual warga Halbar,” tuturnya.
Ia juga berharap pengurus baru MUI Kabupaten Halbar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mampu menyusun program kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh pengurus MUI yang baru dilantik untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun Halbar ke depan, Program yang dirancang harus relevan dan mampu menjawab tantangan zaman,” tandasnya.
Setelah memberikan sambutan, Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat, Bupati James Uang tampak memberikan bantuan Dana Hibah sebesar 50 Juta kepada Pengurus MUI Halmahera Barat melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Halmahera Barat.*(Ghe/Red)















