terasmalut — Momentum Ramadan dimanfaatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Halmahera Barat untuk memperkuat sinergi dengan insan pers sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Melalui kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan penyaluran santunan, lembaga ini menegaskan komitmennya terhadap nilai kebersamaan dan pelayanan publik yang lebih humanis.
Kegiatan yang berlangsung di Vila Gaba, Desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo, Kamis (12/3/2026) itu dihadiri Kepala Bapenda Halmahera Barat Chuzaemah Djauhar bersama jajaran pegawai, serta sejumlah jurnalis dan masyarakat penerima bantuan.
Acara tersebut menjadi bagian dari agenda Ramadan yang dirancang untuk mempererat hubungan kelembagaan dan sosial di daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Halmahera Barat Chuzaemah Djauhar menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tidak sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang membangun solidaritas dan kebersamaan antarpihak yang terlibat dalam pembangunan daerah.
“Buka puasa bersama ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan,” ujar Chuzaemah.
Ia menambahkan, hubungan kerja yang harmonis antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.
“Ketika komunikasi dan hubungan antarpihak terjalin dengan baik, maka kinerja pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin optimal,” lanjutnya.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk penyapu jalan, petugas kebersihan, serta para janda di wilayah sekitar kegiatan.
Chuzaemah menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari tanggung jawab moral aparatur pemerintah dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
Para penerima santunan diantaranya :
- Para penyapu jalan.
- Petugas cleaning service.
- Sejumlah janda di wilayah setempat

“Kami ingin Ramadan menjadi momentum memperkuat empati sosial. Kehadiran pemerintah harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,”tutup Chuzaemah.
Acara tersebut juga diisi dengan tausiah Ramadan yang disampaikan Ustaz Saiful Albar. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu menjelang berbuka sebagai saat yang penuh keberkahan untuk berdoa serta memperbanyak amal kebaikan.
“Kita harus menjadikan Ramadan sebagai madrasah untuk melatih kepedulian, memperkuat empati, dan memperbanyak doa serta amal kebajikan,”ujar Saiful Albar dalam tausiah singkatnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama menjelang azan Magrib, sebelum seluruh peserta menikmati hidangan berbuka dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.*(Ghe/Red)















