Kristovel Sakalaty Sentil Tamin Ilan Abanun: Jangan Meludahi Muka Sendiri Soal Utang Daerah

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kristovel Sakalaty, Sekretaris Demokrat Halbar (Dok/Ist)

Kristovel Sakalaty, Sekretaris Demokrat Halbar (Dok/Ist)

terasmalut — Pernyataan akademisi Tamin Ilan Abanun yang mendesak Ombudsman RI untuk memberi sanksi kepada Pemda Halmahera Barat karena belum menyelesaikan utang kepada pihak ketiga, mendapat respons tajam dari Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Halbar, Kristovel Sakalaty.

Dalam pernyataannya, Tamin menilai pentingnya peran Ombudsman dalam memberi efek jera kepada pemerintah yang abai terhadap kewajiban keuangan. “Ombudsman bisa memberikan rekomendasi sanksi atau denda kepada Pemda yang tidak menyelesaikan kewajiban kepada pihak ketiga. Ini penting agar ada efek jera,”tegas Tamin.

Ia juga berharap agar Ombudsman segera bertindak, agar ke depan Pemda Halbar lebih profesional dalam pengelolaan keuangan dan menghargai kontribusi pihak ketiga dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Tok ! Kristovel Sakalaty Resmi Pimpin Bapemperda Periode 2024-2029

Namun bagi Kristovel, kritik Tamin ini justru menunjukkan inkonsistensi. Ia menilai Tamin lupa bahwa dirinya pernah berada di dalam sistem kekuasaan sebagai anggota DPRD Halbar dari HANURA, dan ikut terlibat dalam menyetujui kebijakan anggaran yang kini membuahkan utang pihak ketiga.

“Dia bicara seolah-olah orang luar, padahal pernah duduk di DPRD dan ikut menyetujui kebijakan-kebijakan itu. Jangan pura-pura bersih,”sindir Kristovel.

Kristovel mengatakan, wajar publik menuntut penyelesaian utang, tetapi tidak bisa kritik datang dari sosok yang dulunya ikut menciptakan masalah, lalu sekarang mengangkat diri sebagai pahlawan moral.

Baca Juga :  Lantik Kepsek Tanpa NUKS, Dosen Ilmu Fisika Unkhair Ternate Nilai Konsep DIAHI Serampangan

Menurutnya, menjadi akademisi tidak menghapus tanggung jawab politik masa lalu. Kritik yang dibangun tanpa refleksi diri justru mencederai integritas akademik itu sendiri.

Ketua Bapemperda DPRD Halbar ini juga menilai desakan Tamin ke Ombudsman lebih bernuansa politis ketimbang upaya objektif memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Kalau mau bicara efek jera, maka harus dimulai dari mengakui dulu bahwa dia bagian dari lingkaran yang mewariskan persoalan ini,” tegasnya.

Kristovel meminta agar kritik dibangun di atas fondasi kejujuran sejarah, bukan amnesia politik

“Pernyataan Tamin yang menyebut dirinya akademisi lalu bicara soal utang, itu sama saja seperti meludahi muka sendiri,” tutup Kristovel.*(Red/tm01)

Berita Terkait

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman
Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru
Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan
Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap
Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta
P-19 Berulang, Penyidik Diminta Terbitkan SP3
BPIP RI Ingatkan Bahaya Lunturnya Nilai Kebangsaan, Halbar Jadi Titik Penguatan Pancasila
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:29 WIB

Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 11:54 WIB

Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:03 WIB

Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta

Berita Terbaru

error: