Niatnya Sampaikan Aspirasi, Don Joao Malah Dianiaya Ajudan Bupati Halmahera Barat

- Jurnalis

Senin, 24 Juni 2024 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar pada video yang beredar saat Ajudan Bupati Halmahera Barat saat membanting kemudian menginjak Don Joao

Tangkapan Layar pada video yang beredar saat Ajudan Bupati Halmahera Barat saat membanting kemudian menginjak Don Joao

JAILOLO, TM — Ajudan Bupati Halmahera Barat Brigpol Charles Aniky yang juga oknum anggota Polres Halbar diduga melakukan kekerasan terhadap salah seorang warga desa Guaemaadu saat melakukan Hearing kelangkaan Minyak tanah di Kantor Bupati Halbar Senin (24/06).

Berdasarkan pantauan wartawan aksi anarkis itu terjadi pada awal ada rapat antara Bupati Halmahera Barat James Uang bersama Kadisperindagkop Demisius O.Boky dan juga para pemilik pangkalan Minyak Tanah di Halbar sekira pukul 14.40 sore tadi.

Usai melakukan Hearing Bupati James Uang meminta agar wartawan masuk dan melakukan wawancara langsung kepada Bupati soal masalah kelangkaan Minyak Tanah di Halmahera Barat.

Baca Juga :  Orom Sasadu Jadi Panggung Pelestarian Budaya dalam FTJ 2026

Setelah selesai wawancara sekitar pukul 15.50 Warga Guaemaadu Hardi Jafar Dano Dasim alias Don Joao mempertanyakan ke Kadisperindagkop Demisius O. Boky soal alasan potongan jatah minyak tanah di tiap pangkalan di Halbar.

Namun, langsung dicegat oleh ajudan Bupati Brigpol Charles Aniky kemudian mencoba mengusir keluar saudara Don Joao sehingga terjadi adu mulut antara keduanya hingga mengakibatkan Ajudan Bupati naik pitam terjadilah aksi kekerasan terhadap Don Joao dipukul hingga dibanting dan diinjak perutnya.

Warga Guaemaadu Hardi Jafar Dano Dasim alias Don Joao saat dikonfirmasi usai Hearing tersebut menyatakan, pihaknya tidak menerima atas aksi anarkis yang dilakukan ajudan Bupati Halbar terhadap dirinya.

Baca Juga :  Bupati James Uang Resmi Kukuhkan Pengurus PKWJ Halmahera Barat

“Aksi pemukulan itu bakal saya laporkan ke Propam Polda Maluku Utara, besok ataupun lusa pokoknya secepatnya,”ujarnya.

Ia juga menyebutkan pihaknya mengikuti Hearing tersebut karena adanya dugaan pengurangan minyak tanah di pangkalan-pangkalan itu dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mulai yang biasa dapat jatah 12 ton disalurkan hanya 8 ton ada yang 15 ton hanya dapat 10 ton. Ada juga yang jatah 60 ton tinggal 59 ton.*(Red/Ghe).

Berita Terkait

Pemkab Halbar Hibahkan Aset Pelabuhan Jailolo ke UPP untuk Optimalisasi Pengembangan
Bupati James Uang Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pengembangan Jagung di Halbar
Jailolo Front Diproyeksikan Perkuat Wajah dan Ekonomi Ibu Kota Halbar
Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah
25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial
Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:16 WIB

Pemkab Halbar Hibahkan Aset Pelabuhan Jailolo ke UPP untuk Optimalisasi Pengembangan

Selasa, 15 September 2026 - 09:51 WIB

Bupati James Uang Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pengembangan Jagung di Halbar

Senin, 14 September 2026 - 12:24 WIB

Jailolo Front Diproyeksikan Perkuat Wajah dan Ekonomi Ibu Kota Halbar

Rabu, 9 September 2026 - 10:51 WIB

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial

Berita Terbaru

error: