Banjir dan Longsor di Halmahera, Pemprov Maluku Utara Kirim Bantuan

Dapur umum dan posko tanggap darurat segera dibentuk untuk warga terdampak

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Bantuan dari Pemprov Malut Kepada tim tanggap Darurat Kabupaten Halmahera Barat (Dok/Ist)

Penyerahan Bantuan dari Pemprov Malut Kepada tim tanggap Darurat Kabupaten Halmahera Barat (Dok/Ist)

Penyerahan Bantuan dari Pemprov Malut Kepada tim tanggap Darurat Kabupaten Halmahera Barat (Dok/Ist)

terasmalut — Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Utara, Kamis, 8 Januari 2026. Bantuan tersebut dikirim melalui koordinasi Dinas Sosial, Dinas Pangan, dan BPBD Provinsi Maluku Utara atas arahan Gubernur.

Pemprov Maluku Utara menyalurkan empat ton beras untuk dua kabupaten terdampak. Selain itu, bantuan mencakup dua unit tenda keluarga, 100 paket family kit, 30 karton mi instan, 200 kilogram gula pasir, 120 dus telur, 120 liter minyak goreng, 144 kaleng susu kental manis, serta 32 unit palet tempat tidur. Distribusi dilakukan menggunakan kapal milik Basarnas.

Baca Juga :  Mediasi PT. TUB di Sofifi Capai Kesepakatan untuk Investasi Tambang yang Adil dan Ramah Lingkungan

Tim Tanggap Darurat Bencana menyebut bantuan dari berbagai pihak mulai berdatangan. Bantuan tersebut diterima melalui posko sementara BPBD Provinsi Maluku Utara di Desa Tongute Ternate Asal.

“Bantuan berasal dari Kementerian Sosial, Baznas, dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan,” ujar Tim Tanggap Darurat.

Pemerintah provinsi dan kabupaten juga menggelar rapat koordinasi yang membahas pendirian dapur umum dan pengelolaan posko bantuan. Wakil Gubernur Maluku Utara menyatakan penanganan bencana tetap mengikuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

Baca Juga :  Bupati Halbar Sasar Pengungsi Akibat Erupsi Gunung Api yang Tersebar di Kabupaten Halut

Sekretaris Daerah Halmahera Barat menyampaikan dapur umum akan dibangun di setiap desa terdampak. Sementara itu, pembentukan posko tanggap darurat Halbar dijadwalkan pada 9 Januari 2026. Di Halmahera Utara, tim tanggap darurat telah dibentuk berdasarkan SK Bupati.*(tm/red)

Berita Terkait

Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru
Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan
Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap
Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta
P-19 Berulang, Penyidik Diminta Terbitkan SP3
BPIP RI Ingatkan Bahaya Lunturnya Nilai Kebangsaan, Halbar Jadi Titik Penguatan Pancasila
Menuju Jakarta! Atlet Halbar Rolis Haryani Perkuat Kontingen Maluku Utara di Kejurnas Atletik
Kasus RMD Diadukan ke Komisi III DPR RI, Kuasa Hukum Ancam Ajukan Praperadilan
Berita ini 16 kali dibaca
error: