Fokus Tingkatkan PAD, Pemda dan DPRD Halmahera Barat Gelar Rapat Bersama Bahas Berbagai Potensi Daerah

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, bersama DPRD melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas berbagai potensi yang ada di daerah dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Julius Marau, usai RDP bersama lintas Komisi dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Senin (26/5/2025).

Ketua TAPD Halbar menjelaskan, RDP ini tujuannya untuk mendorong langkah strategis dalam meningkatkan PAD melalui optimalisasi dan ekspansi terhadap berbagai potensi yang ada di daerah.

“Rapat yang difokuskan pada upaya peningkatan PAD ini membahas secara mendalam berbagai potensi sektor yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Julius Marau, menyampaikan bahwa perlunya upaya konkret dalam memperluas sumber-sumber pendapatan daerah sekaligus memperbaiki sistem yang sudah berjalan,”ungkapnya

Sekretarus Daerah ini menyatakan, Halbar memiliki potensi daerah yang cukup besar. Namun, sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal, maka dari itu, diperlukan ekspansi strategis terhadap potensi-potensi ini agar dapat berkontribusi nyata terhadap PAD.

Baca Juga :  Tanggapi Pernyataan Sekda, Bupati Halmahera Barat : TTP untuk ASN Butuh Kajian Matang, Bukan Sekadar Wacana

“Salah satu contoh yang dibahas secara khusus dalam rapat adalah pengembangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai sumber pendapatan. Namun pengembangan tersebut saat ini masih menunggu regulasi dari tingkat provinsi, khususnya Peraturan Gubernur mengenai pemanfaatan air bawah tanah,”ucapnya.

“Regulasi ini sangat penting sebagai dasar hukum. Tanpa adanya Pergub, kita belum bisa mendorong PDAM menjadi sumber pendapatan yang legal dan berkelanjutan,” sambungnya.

Julius mengatakan, selain PDAM, sektor pertanian juga menjadi fokus pembahasan. Pemerintah daerah melihat peluang besar dalam pemanfaatan hasil pertanian lokal yang belum sepenuhnya dijadikan sebagai komoditas pendapatan daerah, Komoditas- komoditas ini ke depan akan didorong untuk dikembangkan dan dikelola secara terpadu.

“Potensi pertanian kita sangat menjanjikan. Sayangnya, selama ini belum banyak disentuh sebagai sumber PAD Ini akan menjadi agenda penting untuk kami dorong ke tahap realisasi,”ujarnya.

Mantan Kepala BP3D ini menekankan, pentingnya optimalisasi terhadap sumber-sumber pendapatan yang telah berjalan, pembenahan sistem pengelolaan serta peningkatan efisiensi dalam tata kelola akan menjadi bagian dari strategi menyeluruh yang akan dirumuskan bersama perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  KONI Halmahera Barat Salurkan Rp 25 Juta untuk Dukung Motilo’a Cup II di Talaga

Julis juga mengapresiasi berbagai masukan dari pihak legislatif, khususnya anggota DPRD Halbar, yang dinilai sangat konstruktif dalam mendukung perumusan arah kebijakan fiskal daerah ke depan.

“Masukan dari DPRD menjadi catatan penting. Hal ini akan kami tindak lanjuti dalam pembahasan lanjutan untuk merumuskan apakah perlu dilakukan perbaikan regulasi atau bahkan pembentukan regulasi baru,”tandasnya.

Ia menambahkan, akan terus berkomitmen untuk membangun kemandirian fiskal melalui pendekatan yang inovatif dan partisipatif serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Namun, Ia menegaskan bahwa kerja sama antar lembaga menjadi kunci dalam mencapai tujuan tersebut.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Halbar yang lebih kuat secara ekonomi, dengan bertumpu pada potensi lokal yang kita miliki,”pungkasnya.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

BKAD Halbar Masuk Tiga Besar Pengelola TKD Terbaik Versi Kemenkeu, Bupati: Jadi Motivasi Seluruh OPD
Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman
Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru
Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan
Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap
Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta
P-19 Berulang, Penyidik Diminta Terbitkan SP3
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:11 WIB

BKAD Halbar Masuk Tiga Besar Pengelola TKD Terbaik Versi Kemenkeu, Bupati: Jadi Motivasi Seluruh OPD

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:29 WIB

Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 18:12 WIB

Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan

Berita Terbaru

error: