Perdana Menteri Kesultanan Jailolo Gamaludin Alham Gofur Tegaskan Penolakan Terhadap Separatisme RMS

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri atau (Jogugu) Kesultanan Halmahera Barat (Halbar), Gamaludin Alham Gofur

Perdana Menteri atau (Jogugu) Kesultanan Halmahera Barat (Halbar), Gamaludin Alham Gofur

terasmalut — Perdana Menteri atau (Jogugu) Kesultanan Jailolo, Halmahera Barat (Halbar), Gamaludin Alham Gofur, mengeluarkan pernyataan tegas yang ditujukan kepada seluruh tokoh adat dan masyarakat adat di wilayah Kesultanan Halbar untuk senantiasa menjaga kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menolak segala bentuk ideologi separatis, khususnya gerakan Republik Maluku Selatan (RMS).

Sebagai anggota Dewan Pembimbing Partai Demokrat di Halbar, Gamaludin menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam upaya memperkokoh persatuan bangsa.

Ia menekankan bahwa keberagaman budaya yang tumbuh di tengah masyarakat adat Halbar merupakan aset berharga yang harus dipelihara dalam bingkai persatuan nasional.

“Dengan penuh rasa tanggung jawab terhadap keutuhan NKRI, saya mengimbau kepada seluruh tokoh adat, pemangku adat, serta seluruh unsur adat di lingkungan Kesultanan untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai persatuan dan menolak setiap bentuk paham atau gerakan yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945,”ujar Gamaludin dalam keterangan resminya. Jumat 20 Juni 2025.

Merespons potensi berkembangnya aktivitas separatis yang mengatasnamakan RMS, Gamaludin menyerukan empat langkah strategis kepada seluruh elemen adat:

1. Memperkuat komitmen kebangsaan sebagai bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia yang berdaulat, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
2. Menolak secara tegas segala bentuk propaganda, dukungan, atau simpati terhadap gerakan separatis, baik secara terbuka maupun terselubung.
3. Membangun sinergi yang solid dengan pemerintah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan wilayah adat.
4. Melestarikan adat dan budaya sebagai perekat persatuan bangsa, bukan sebagai sarana perpecahan.

Menurut Gamaludin, filosofi adat “se atoran” yang bersumber dari nilai “Takwa”, mengandung prinsip luhur tentang ketaatan kepada Tuhan dan kecintaan terhadap tanah air.

Nilai ini, tegasnya, harus terus dihidupkan untuk menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Kami meyakini bahwa para tokoh adat dan pemangku Kesultanan memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial serta menjadi garda terdepan dalam mempertahankan NKRI dari ancaman disintegrasi,”tegas Gamaludin.

Gamaludin juga mengajak seluruh masyarakat adat untuk bersama-sama menjaga negeri dan melestarikan warisan leluhur demi masa depan generasi penerus.

“Salam NKRI Harga Mati!” pungkasnya penuh semangat.*(Red/Ghez).

Berita Terkait

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”
Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary
Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai
Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo
Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah
Berita ini 266 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Berita Terbaru

Kepala Cabang PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi. Wahab (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:00 WIB

error: