Bupati Halmahera Barat Kampanyekan Toleransi dan Persaudaraan Lewat Gerakan Cinta Damai

Generasi muda diminta menjadi agen perdamaian dan tidak mudah terprovokasi konflik sosial

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deklarasi Halmahera Barat Cinta Damai sekaligus Halal Bihalal. (Dok/Ist)

Deklarasi Halmahera Barat Cinta Damai sekaligus Halal Bihalal. (Dok/Ist)

terasmalut — Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyerukan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan merawat harmoni sosial dalam momentum Gerakan Cinta Damai dan Halal Bihalal yang digelar di Lapangan Sasadu Desa Acango Kecamatan Jailolo, Jumat (10/4/2026).

Tampak hadir, Bupati Halmahera Barat James Uang, Unsur Forkopimda, DPRD Halbar, Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad, Sekda Julius Marau, Ketua FKUB Halbar Meri Popala, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Ketua KNPI Halbar Ismail Buamona, OKP se-Halbar, Forkopimcam, Pemerintah desa serta tokoh masyarakat.

Dalam orasinya, James menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki masyarakat Halmahera Barat harus menjadi kekuatan pemersatu, bukan sumber perpecahan.

“Perbedaan adalah takdir Tuhan. Ia hadir bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dipersatukan dalam harmoni,”kata James dalam pidatonya di hadapan unsur Forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa Gerakan Cinta Damai bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen kolektif untuk memperkuat kehidupan sosial yang damai, inklusif, dan saling menghargai di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Juga :  Dimutasikan ke Kecamatan, Staf Dinkes Halbar ini Sebut Novelheins Sakalaty Lagaknya Seperti Bupati

Menurut James, toleransi harus dipahami sebagai sikap hidup nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar slogan normatif.

“Toleransi adalah keberanian untuk menghormati yang berbeda tanpa kehilangan jati diri. Harmoni adalah kerja bersama untuk menempatkan kepentingan bersama di atas ego pribadi,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat meninggalkan konflik, prasangka, serta luka sosial yang mungkin pernah terjadi, dan menjadikan momentum halal bihalal sebagai ruang rekonsiliasi.

“Hari ini kita memilih untuk memaafkan, memilih untuk melupakan, dan memilih kembali menjadi saudara,”katanya.

James menekankan bahwa pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila stabilitas sosial dan persatuan masyarakat tetap terjaga.

Ia menyebut masa depan Halmahera Barat tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat secara individu maupun kelompok, melainkan oleh seberapa kokoh persatuan masyarakat dalam menjaga daerah secara bersama-sama.

“Masa depan Halmahera Barat tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh seberapa kuat kita bersatu,”tegasnya.

Baca Juga :  Sebagian Besar Tambang Galian C di Halbar Beroperasi Tanpa Izin

Secara khusus, James menitipkan pesan kepada generasi muda agar menjadi pelopor perdamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Ia meminta kaum muda tampil sebagai generasi yang membangun, merangkul, dan menjaga stabilitas sosial di daerah.

“Jadilah generasi yang membawa damai, bukan yang mudah terprovokasi. Jadilah generasi yang membangun, bukan yang meruntuhkan,”ujarnya.

Politisi partai Demokrasi ini menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kebijakan, ucapan, atau tindakan yang belum memenuhi harapan publik.

“Seluruh elemen masyarakat, mari bersama-sama menjaga perdamaian dan mempererat persaudaraan demi mewujudkan Halmahera Barat yang lebih maju, aman, dan harmonis,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua MUI Halbar Ustadz Zulkifli Syah membawakan tausiyah tentang Halal Bihalal dan Gerakan Cinta Damai. *(Ghe/Red)

 

Berita Terkait

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada
Rivaldo Leki Sebut Sekdes, Perangkat Desa dan Ketua BPD Tidak Paham Jalankan Kewenangan dalam Proyek Listrik
Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum
Babak Baru Polemik RSUD Jailolo, DPRD Halbar Bidik Tata Kelola dan Anggaran
Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis
Perubahan Kebijakan Bikin Program Desa Tertunda, Ini Penjelasan Kades Pumadada
Polsek Ibu Bergerak Cepat, Kasus Parang dan Miras Langsung Disidang
Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Senin, 25 Mei 2026 - 20:50 WIB

Rivaldo Leki Sebut Sekdes, Perangkat Desa dan Ketua BPD Tidak Paham Jalankan Kewenangan dalam Proyek Listrik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:59 WIB

Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:37 WIB

Babak Baru Polemik RSUD Jailolo, DPRD Halbar Bidik Tata Kelola dan Anggaran

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:42 WIB

Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis

Berita Terbaru

Ilustrasi penyerahan bantuan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah kepada Masjid Nurul Saffa Desa Tuada

Halmahera Barat

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Halmahera Barat, dr. Dominikus Gideon (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:42 WIB

error: