KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya

Isu rotasi jabatan disebut bisa jadi latar belakang polemik

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Udin Bakar, Presedium KAHMI Halbar

Udin Bakar, Presedium KAHMI Halbar

terasmalut – Presidium KAHMI Halbar, Udin Bakar, menanggapi polemik yang menyeret Kepala BPKAD Halbar terkait isu utang daerah dan pinjaman Rp159,9 miliar. Ia menilai tudingan yang beredar tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik.

Menurut Udin Bakar, narasi yang berkembang di ruang publik perlu diluruskan agar masyarakat tidak menerima informasi yang keliru dan menyesatkan. Ia menegaskan bahwa persoalan pinjaman Rp159,9 miliar merupakan kebijakan dan proses yang terjadi pada periode pemerintahan sebelumnya, dan itu telah ada proses hukumnya, sehingga sangat tidak tepat jika tanggung jawab itu diarahkan kepada pejabat yang baru menjabat saat ini.

“Harus dipahami secara objektif bahwa masalah yang dituduhkan itu terjadi pada periode pemerintahan sebelumnya. Jangan memaksakan seseorang bertanggung jawab atas kebijakan yang bukan pada masa jabatannya,” tegas Udin Bakar.

Baca Juga :  Konsultasi ke BKN, Bupati James Uang Pastikan Mutasi ASN Berbasis Manajemen Talenta

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kepala BPKAD yang saat ini menjabat baru dilantik sekitar satu bulan lebih. Bahkan pada saat kebijakan pinjaman daerah tersebut berlangsung, yang bersangkutan masih bertugas di Dinas Kominfo dan tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau saat itu beliau berada di Kominfo, lalu sekarang dituduh bertanggung jawab atas urusan keuangan masa lalu, tentu ini tidak logis dan tidak sesuai fakta,” ujarnya.

Udin menegaskan bahwa secara pribadi dan institusi pihaknya sangat menghargai kritik, namun ia mengingatkan agar kritik dibangun dengan data, argumentasi, dan itikad baik, bukan dengan fitnah atau penggiringan opini.

Baca Juga :  Khidmat, Bupati James Uang Pimpin Upacara Peringatan HUT-RI ke 78

“Kami secara pribadi dan institusi tetap menghargai kritik teman teman OKP, tetapi jangan mencampuradukkan fakta dengan asumsi. Publik berhak mendapatkan informasi yang benar,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mencermati kemungkinan adanya kepentingan tertentu di balik isu yang sengaja dimunculkan, terutama jika dikaitkan dengan dinamika internal pemerintahan dan rotasi jabatan.

“Jangan sampai ruang publik dipakai untuk kepentingan sempit. Masyarakat sudah cerdas menilai mana kritik yang objektif dan mana opini yang sarat kepentingan,”tandasnya.

Di akhir pernyataannya, Udin Bakar menegaskan bahwa KAHMI Halbar tetap berkomitmen mengawal agenda pemerintahan namun tetap bertanggung jawab memberikan edukasi kepada masyakat bagaimana menelaah opini yang sesuai fakta dan sesuai kondisi yang sebenarnya.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
BKAD Halbar Masuk Tiga Besar Pengelola TKD Terbaik Versi Kemenkeu, Bupati: Jadi Motivasi Seluruh OPD
Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:34 WIB

Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:25 WIB

Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan

Berita Terbaru

error: