terasmalut — Bupati Halmahera Barat, James Uang, menghimbau seluruh masyarakat di wilayahnya agar menyambut pergantian tahun dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat nilai-nilai spiritual, baik bagi umat Muslim maupun umat Nasrani. Himbauan tersebut disampaikan Bupati Halmahera Barat, James Uang. Pada Rabu (31/12/25) sebagai bentuk ajakan menjaga ketertiban, keselamatan, serta ketenangan sosial di tengah momentum tahun baru.
Menurut Bupati, pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai sarana refleksi dan introspeksi diri, bukan dirayakan dengan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun dampak sosial negatif. Ia menegaskan bahwa pendekatan religius merupakan jalan terbaik dalam menyambut masa depan yang lebih baik.
“Saya menghimbau kepada seluruh umat Muslim di Halmahera Barat agar menyambut tahun baru dengan melaksanakan dzikir bersama, memperbanyak doa, serta memohon ampunan dan petunjuk Allah SWT,”ujar James Uang.
Ia menambahkan, doa yang dipanjatkan tidak hanya ditujukan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk kemaslahatan bangsa dan daerah. Menurutnya, doa kolektif memiliki kekuatan moral dan spiritual dalam membangun optimisme serta harapan masyarakat.
“Mari kita mendoakan bangsa ini agar semakin baik, serta daerah yang kita cintai bersama agar senantiasa diberkahi dan dimakmurkan oleh Allah SWT, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan aman, adil, dan berkelanjutan,”lanjutnya.
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menunjukkan empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia.
“Kita juga perlu mendoakan saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana banjir di Sumatera dan Aceh, agar mereka diberikan kekuatan, keselamatan, serta segera mendapatkan pertolongan dan pemulihan dari dampak bencana tersebut,”tuturnya.
Himbauan serupa disampaikan kepada umat Kristen di Halmahera Barat. Bupati meminta agar momentum tahun baru diisi dengan kegiatan ibadah di gereja, bukan dengan perayaan yang berlebihan dan tidak terkendali.
Ia menegaskan bahwa perilaku berlebihan dan hura-hura tidak sejalan dengan nilai keagamaan maupun norma sosial, serta berpotensi menimbulkan masalah keamanan, kesehatan, dan ketertiban umum.
“Saya mengajak umat Kristen untuk tidak mengisi malam pergantian tahun dengan hal-hal yang diluar batas kewajaran, tetapi menghadiri ibadah di gereja untuk berdoa memohon kebaikan bagi bangsa, mendoakan saudara-saudara kita di Aceh dan sumatera, daerah ini, dan khususnya keluarga kita agar dijauhkan dari segala musibah,”tegas James Uang.
Menurutnya, menjaga suasana kondusif di malam tahun baru merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat, demi terciptanya rasa aman dan damai di seluruh wilayah Halmahera Barat.
Bupati Halbar dua periode ini berharap, kesadaran kolektif masyarakat dapat terus terjaga, sehingga perayaan tahun baru tidak berubah menjadi aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Mari kita tinggalkan hura-hura yang hanya mendatangkan mudharat, dan jadikan tahun baru sebagai momentum memperkuat iman, persaudaraan, serta komitmen membangun Halmahera Barat yang aman, damai, dan sejahtera,”pungkasnya.*(Red/Ghe)













