Dua Kali Alami Gempa Swarm, Halbar Dipilih Sebagai Sekolah Lapang Gempa

- Jurnalis

Selasa, 12 September 2023 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri

Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri

 

Jailolo, terasmalut.id — Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate menggelar sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami di Halmahera Barat yang berlangsung di Aula Baikole Kantor Bupati Halbar Selasa (12/09) tadi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri dan juga Kepala Balai BMKG Wilayah 4 Makassar Irwan Slamet dan untuk peserta dari Desa Gufasa Kecamatan Jailolo.

Irine Yusiana Roba Putri kepada wartawan menyatakan, Halbar dipilih sebagai Sekolah Lapang Gempa 2023, karena Halbar salah satu wilayah yang paling rawan bencana gempa di Maluku Utara. Faktanya pada 2015 dan 2017 mengalami gempa Swarm.

“Saya pikir itu salah satu fenomena yang dialami oleh Halbar sehingga Halbar menjadi salah satu wilayah yang rawan bencana di Indonesia,”jelasnya.

“Sudah tentunya menjadi sentral atau pusat tanggap bencana di wilayah Maluku Utara, seyogyanya kita inginkan seluruh wilayah di Maluku Utara juga mendapatkan sekolah Lapang Gempa ini,”tambahnya.

Irine menyebutkan dirinya selaku anggota DPR RI Komisi V yang memang bermitra dengan BMKG siap berikan dukungan anggaran untuk sekolah lapang gempa bumi dan Tsunami ini karena baginya Maluku Utara secara khusus literasi seperti ini sangat diperlukan.

Baca Juga :  Pengabdian Diapresiasi: 11 ASN Diskominfo Halbar Sandang Penghargaan di HUT Korpri 2025

“Kita bicara bencana kita tidak bisa bicara mengenai program yang satu hari satu malam, tetapi perencanaan kesiapan SDM untuk menghadapi itu yang harus kita rintis dari sekarang tentunya tupoksi saya adalah memberikan dukungan anggaran dan juga melakukan pengawasan bagaimana program ini berjalan dan manfaatnya diterima oleh masyarakat,”katanya.

Menurutnya, seluruh wilayah Halmahera Barat memiliki potensi yang sama yaitu gempa, salah satu desa yaitu desa Gufasa yang terdepan yang bisa mendapatkan potensi tersebut, sehingga dipilihlah Gufasa sebagai sampel.

“Perlu diketahui bersama konsep ataupun bentuk dari kegiatan Sekolah Lapang Gempa ini sebenarnya adalah Training for trainer, dalam artian bahwa para peserta yang mengikuti Sekolah Lapang Gempa ini bisa menularkan ilmunya pada masyarakat luas,”ujar Politikus PDI Perjuangan ini.

Dikatakan, begitu juga Stakeholder juga pimpinannya ke Anak buah turun, masyarakat disini tentunya masyarakat yang memiliki peran lebih seperti toko-toko masyarakat yang diundang.

Baca Juga :  Permudah Masyarakat Kawal PPDP, Bawaslu Halbar Launching Posko Kawal Hak Pilih

“Pada prinsipnya kami dari DPR RI tentu memiliki tugas untuk perencanaan anggaran, tidak hanya gempa bumi tetapi lebih ke perubahan iklim, itu Pemerintah kita beri ruang penganggaran agar supaya bisa cepat dan tanggap untuk melihat dan menanggapi perubahan iklim dan dampak yang signifikan dirasakan oleh masyarakat berupa bencana,”jelasnya.

Begitu juga disebutkan, dukungan anggaran untuk alat-alat teknologi yang untuk memprediksi terkait dengan perubahan iklim.

“Di PUPR juga kita berikan dukungan anggaran untuk penanganan bencana, jadi hal itu menjadi fokus dari kami dalam melakukan penganggaran yang baru saja Pemerintah dan DPR sudah selesai pembahasan anggaran untuk 2024,”tandasnya.*(Ghez)

“Di PUPR juga kita berikan dukungan anggaran untuk penanganan bencana, jadi hal itu menjadi fokus dari kami dalam melakukan penganggaran yang baru saja Pemerintah dan DPR sudah selesai pembahasan anggaran untuk 2024,”tandasnya.*(Ghez)

Berita Terkait

Lepas 220 Atlet ke Porprov V Malut, James Uang: Kalian Duta Terbaik Halbar
Chuzaemah Emban Misi Besar Halbar di Porprov Malut: Prestasi dan Sportivitas Harus Berjalan Seiring
SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada
Rivaldo Leki Sebut Sekdes, Perangkat Desa dan Ketua BPD Tidak Paham Jalankan Kewenangan dalam Proyek Listrik
Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum
Babak Baru Polemik RSUD Jailolo, DPRD Halbar Bidik Tata Kelola dan Anggaran
Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis
Perubahan Kebijakan Bikin Program Desa Tertunda, Ini Penjelasan Kades Pumadada
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:06 WIB

Lepas 220 Atlet ke Porprov V Malut, James Uang: Kalian Duta Terbaik Halbar

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WIB

Chuzaemah Emban Misi Besar Halbar di Porprov Malut: Prestasi dan Sportivitas Harus Berjalan Seiring

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Senin, 25 Mei 2026 - 20:50 WIB

Rivaldo Leki Sebut Sekdes, Perangkat Desa dan Ketua BPD Tidak Paham Jalankan Kewenangan dalam Proyek Listrik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:59 WIB

Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum

Berita Terbaru

Ilustrasi penyerahan bantuan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah kepada Masjid Nurul Saffa Desa Tuada

Halmahera Barat

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

error: