Dugaan Kasus Tender Obat Rp2,2 M di Dinkes Halbar Diambil Alih Polda Malut

- Jurnalis

Selasa, 8 Februari 2022 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iptu Ambo Wellang SE | Kasatreskrim Polres Halbar

Iptu Ambo Wellang SE | Kasatreskrim Polres Halbar

JAILOLO, Dugaan Kasus penyalahgunaan wewenang tender proyek Pengadaan Obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Senilai 2,2 Miliar telah diambil alih Polda Maluku Utara (Malut).

Kasat Reskrim Polres Halbar AKP Ambo Wellang saat ditemui di kantor Pemkab Halbar, Selasa (08/02/22) mengatakan, Dugaan Kasus penyalahgunaan wewenang tender proyek Pengadaan Obat yang melekat di Dinas Kesehatan sudah ditangani oleh Polda Malut.

Baca Juga :  Wakil Bupati Halbar Bakal Pimpin Tim Pertanyakan Status Wilayah Enam Desa ke Kemendagri

“Jadi yang tender obat senilai 2,2 milyar di dinas kesehatan itu sudah diambil alih polda malut,”ungkap Ambo.

Menurut Ambo, Dugaan kasus tersebut diambil alih oleh polda malut karena pihaknya melakukan penyelidikan secara bersamaan sejak Januari lalu (2022-red).

“Karena kita sama-sama masuk lidik, sehingga kasus tersebut kami serahkan ke polda malut untuk menindaklanjuti,”cetusnya.

Baca Juga :  Bupati Halmahera Barat Ajak Warga Manfaatkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan

Mantan Kapolsek Ternate Utara itu juga mengaku tidak mengetahui pasti jadwal pemeriksaan Kadis Kesehatan Novelheins Sakalaty di Polda Malut.

“Kalau untuk jadwal pemeriksaan Kadis Kesehatan, saya tidak mengetahui,”tutup Kasat Reskrim.

 

Penulis : Eghez

Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025
Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan
Berita ini 443 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:15 WIB

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:00 WIB

Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:19 WIB

DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.

Berita Terbaru

Kepala Inspektorat Halmahera Barat, Reinhard Bunga (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Rabu, 21 Jan 2026 - 11:15 WIB

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: