Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Pemda Halbar Gelar Rapat Kesiapan Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Ibu

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Kesiapan Evakuasi Warga Dampak Erupsi Gunung Ibu (Dok/Ist)

Rapat Kesiapan Evakuasi Warga Dampak Erupsi Gunung Ibu (Dok/Ist)

terasmalut — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara, kembali menggelar rapat kesiapan evakuasi warga akibat Erupsi Gunung Ibu.

Rapat kesiapan bersama seluruh OPD lingkup pemkab halbar tersebut dipimpin langsung oleh, Wakil Bupati Djufri Muhamad dan Pj Sekda Julius Marau serta Kepala BPBD Halbar Wawan MT Ali, diruang rapat Bupati Halmahera Barat, Selasa 14 Januari 2025.

Pj Sekda Halmahera Barat, Julius Marau mengatakan, Rapat Terkait dengan kesiapan dalam melakukan evakuasi warga bersama OPD teknis itu sebagai langkah kesiapan dalam mengantisipasi apabila status gunung erupsi dinaikan pada level awas.

“Jadi kesiapan yang dimaksud itu, titik-titik lokasi pengungsian, kemudian transportasi untuk mengevakuasi warga ke lokasi pengungsian ketika terjadinya peningkatan level itu kita sudah siap,”ungkapnya.

Selain itu, sambung Julius, pihaknya juga membahas terkait kesiapan logistik, dapur umum hingga pada pendataan warga yang terkena dampak erupsi yang menurutnya harus diprioritaskan. “Untuk kesiapan logistik, dapur umum lalu yang tak kalah penting itu soal data. Kemudian nanti teknisnya itu ditangani satu pintu oleh Dinas Kominfo,”ketusnya.

Baca Juga :  Don Joao: Ajudan Bupati Belum Bisa Dimaafkan, Saya Dibanting Diinjak Juga di Dada

Meski saat ini statusnya masih level siaga, tetapi menurutnya ada rekomendasi khusus untuk perluasan sektoral, sehingga sudah masuk pada sekian persen dari status awas.

“Karena sampai tadi malam masih ada aktivitas letusan yang terpantau dari pos pemantau, itu terjadi letusan kecil-kecilan yang sudah mencapai di angka 3 ribuan km. Jadi kalau letusannya mencapai di angka 5000 km berarti statusnya akan ditetapkan ke level awas,”jelasnya.

Sementara ini, Sekda menyebut sejumlah titik pemukiman warga di kecamatan tabaru dan kecamatan ibu tengah sudah terdampak abu gunung disertai adanya lontaran batu-batu kecil.

“Yang abu ini lebih ke arah selatan di desa tahafo, togola wayoli dan togola sanger, hingga ke ibu tengah dan wilayah tabaru yakni lontaran batu kecil-kecil itu lebih ke arah timur yakni Desa Kie Ici dan Desa Naga,”kata Julius.

Baca Juga :  Herman Moanorak: Pemberhentian Sementara Kades Lako Akediri Sudah Sesuai Mekanisme

Mantan kepala BP3D Halbar ini menyebut, Dinas kesehatan beserta satuannya yakni Puskesmas yang berada di wilayah tabaru dan wilayah ibu juga sudah dikoordinasikan untuk memantau secara aktif perkembangan masyarakat daerah-daerah yang terkena dampak abu gunung.

“Kemudian Dinas kesehatan juga harus aktif memantau jangan sampai ada warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat terkena abu vulkanik, supaya segera tertangani,”ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh warga di dua kecamatan yang terkena dampak agar tidak menanggapi isu-isu yang mengakibatkan kepanikan.

“Tetap tenang, tidak perlu dengar isu-isu dan sebagainya yang membuat panik, kemudian diharapkan masyarakat tetap mentaati rekomendasi radius 6 kilometer dan tidak ada aktivitas disitu,”pungkasnya.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta
Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar
Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 
Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja
RSUD Jailolo Buka-bukaan Soal Anggaran, Rp19 Miliar Jadi Acuan
Bupati Halmahera Barat Kampanyekan Toleransi dan Persaudaraan Lewat Gerakan Cinta Damai
Bupati dan DPRD Turun Langsung Verifikasi Keluhan Obat dan Pelayanan di Rumah Sakit Jailolo
Musrenbang Halbar 2027, James Uang Tekankan Disiplin Fiskal dan Produktivitas OPD
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:55 WIB

Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta

Sabtu, 18 April 2026 - 18:51 WIB

Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar

Senin, 13 April 2026 - 14:51 WIB

Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 

Minggu, 12 April 2026 - 13:37 WIB

Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja

Jumat, 10 April 2026 - 13:23 WIB

Bupati Halmahera Barat Kampanyekan Toleransi dan Persaudaraan Lewat Gerakan Cinta Damai

Berita Terbaru

Bendahara BKAD Halbar, Arnike Saba, didampingi Sejumlah pengurus Apdesi Halbar dalam konferensi pers membantah adanya dugaan pemotongan Siltap Pemerintah Desa (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 

Senin, 13 Apr 2026 - 14:51 WIB

Dasril Hi. Usman, Ketua DPD PAN Halmahera Barat (dok/tm)

Halmahera Barat

Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja

Minggu, 12 Apr 2026 - 13:37 WIB

error: