Reses di Loloda Tengah, Meri Popala Dorong Penguatan Pertanian untuk Percepatan Ekonomi Keluarga

Fokus pada Infrastruktur, Produktivitas, dan Pemberdayaan Petani sebagai Basis Pembangunan Desa

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Dalam rangka mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi keluarga, Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Meri Popala, menggelar kegiatan reses di Kecamatan Loloda Tengah (Loteng), Rabu (4/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Bakun Pantai dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, kepala desa, serta para penyuluh di wilayah setempat.

Reses tersebut menjadi forum dialog antara wakil rakyat dan masyarakat dalam membahas kebutuhan dasar desa, sekaligus memberikan edukasi dan menyerap aspirasi, khususnya di sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi masyarakat.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Maluku Utara ini menyampaikan bahwa secara umum tingkat pendapatan masyarakat di sektor pertanian masih relatif lebih rendah dibandingkan sektor lainnya.

Menurutnya, Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius melalui kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Maka dari itu, saat ini perlu dikembangkan pembangunan pertanian yang sesuai dengan potensi wilayah sebagai ujung tombak pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,”ungkapnya.

Baca Juga :  Tertutup Soal RKA, Fraksi Demokrat Desak Bupati Halbar Copot Sekwan

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara ini juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil reses yang telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan, seperti Jailolo Selatan, Jailolo, Sahu, Sahu Timur, Ibu Selatan, Ibu, Tabaru, Loloda, dan Loloda Tengah, mayoritas aspirasi masyarakat menunjukkan kesamaan permasalahan.

“Warga pada umumnya mengeluhkan keterbatasan infrastruktur pendukung pertanian, seperti jalan usaha tani, jalan dan jembatan penghubung antarwilayah, sarana peribadatan, serta fasilitas penunjang lainnya,”jelasnya.

Meri Popala yang juga merupakan istri Bupati Halmahera Barat menegaskan bahwa dalam menindaklanjuti berbagai aspirasi tersebut, pihaknya akan terlebih dahulu mengkaji kewenangan antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, terutama yang berada di bawah tanggung jawab dinas teknis terkait.

“Hal ini menjadi catatan penting bagi saya. Fokus utama saya adalah meningkatkan ekonomi keluarga melalui penguatan sektor pertanian. Jika petani berdaya, maka desa akan mengalami peningkatan ekonomi. Oleh karena itu, Loloda dan Loloda Tengah menjadi prioritas, khususnya pada pembangunan jalan dan jembatan,”pungkasnya.

Baca Juga :  Meri Popala Tampung Aspirasi Warga Jailolo, Infrastruktur Jadi Sorotan

Adapun sejumlah usulan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Loloda Tengah dalam kegiatan reses tersebut, antara lain: (1) pembangunan jalan usaha tani sepanjang kurang lebih dua kilometer di wilayah transmigrasi, (2) pembangunan bronjong sepanjang 1.000 meter di Desa Bakun Pantai, (3) bantuan perahu fiber bagi masyarakat nelayan, (4) pemasangan penerangan listrik PLN di Desa Bilote, (5) pembangunan jembatan penghubung sungai di Desa Aruku, (6) pengoperasian kembali kapal penyeberangan Wahana Permai, (7) pembangunan jalan usaha tani di Desa Barataku, (8) pembangunan bronjong di Desa Barataku, serta (9) penanganan abrasi pantai di Desa Barataku.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah
25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial
Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”
Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary
Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:51 WIB

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”

Berita Terbaru

error: