TP-PKK Halbar Roadshow Sosialisasi Penguatan Fondasi transformasi organisasi di 9 Kecamatan

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP-PKK Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara, menggelar roadshow Kegiatan Sosialisasi Penguatan Fondasi transformasi organisasi di sembilan Kecamatan Se Halmahera Barat.

Kegiatan Sosialisasi  Penguatan Fondasi transformasi organisasi TP-PKK kabupaten  Halmahera Barat yang dimulai dari Kecamatan Jailolo Selatan, pada hari Senin 20 Januari 2025 ini melibatkan sejumlah pengurus Kabupaten terutama Ketua TP-PKK Meri Popala dan Wakil TP-PKK Yulianti Amir . Sementara peserta yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah camat Jalsel, kepala desa se-Jalsel dan ibu PKK, imam dan pendeta. 

Ketua TP-PKK Meri Popala menyampaikan, Sosialisasi penguatan fondasi transformasi organisasi yang dilakukan oleh pihaknya ini merupakan  pergerakan awal tahun 2025 yang dilakukan secara  masif dan secara equality  berjuang  memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Sebagai mitra pemerintah daerah, dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat tentu tidak terlepas dari tanggung jawab kami, sehingga ini perlu dilakukan,”ungkap Meri Polala

Terkait dengan adanya program presiden ini diharapkan bisa mewujudkan masyarakat yang dilengkapi dengan infrastruktur agar lebih mudah dalam pemanfaatan lahan kosong untuk membudidayakan pangan

“Jadi manfaatkan informasi digital untuk dapat mengetahui bagaimana cara bercocok tanam untuk meningkatkan ekonomi dan kemaslahatan umat kedepan,”ujarnya.

Meri menyebut, Apabila masyarakat di tiap-tiap desa memiliki lahan kosong yang ingin dibongkar untuk dimanfaatkan untuk membudidayakan pangan  sawah atau ladang untuk berupa padi baik itu padi sawah maupun padi ladang bisa diusulkan ke pengurus kabupaten maupun pemerintah daerah yakni Dinas Pertanian.

“Dan kalau misalnya ada lahan yang dibongkar untuk menjadi sawah maka akan di survei dulu oleh pihak pertanian kemudian ditarik titik koordinat luasnya berapa baru kemudian ada pergerakan penanaman,”tandas Meri.*(Ghe/Red).

 

Berita Terkait

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025
Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo
Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat
Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:15 WIB

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:39 WIB

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Berita Terbaru

Kepala Inspektorat Halmahera Barat, Reinhard Bunga (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Rabu, 21 Jan 2026 - 11:15 WIB

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: