Tujuh Proyek PEN di Dinas PU-PR Halbar Dipastikan Selesai Sebelum Adendum Berakhir

- Jurnalis

Jumat, 20 Januari 2023 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abubakar A. Radjak, Kadis PU-PR Halbar

Abubakar A. Radjak, Kadis PU-PR Halbar

JAILOLO, defactonews.co — Sebanyak tujuh pekerjaan proyek pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) Halmahera Barat, Maluku Utara, diberikan perpanjangan waktu.

Tujuh Paket yang diadendum diantaranya, Jalan Goin-Kedi, Kedi-Jangailulu, Jailolo Selatan, Tacim-Tabaol, JCC, Lapangan Sasadu, dan FTJ.

Kadis PUPR Halbar Abubakar A. Rajak, saat di dikonfirmasi, Jumat (20/1) mengatakan, waktu adendum itu berdasarkan regulasi Perpres 50 hari dan PMK 90 hari.

“Untuk waktu adendum itu dimulai dari desember karena kita ambil dari masa kontrak induk selesai, kalau mengikuti aturan dari Perpres itu 50 hari sementara PMK 90 hari, dan dipastikan semua akan selesai sebelum berakhir masa perpanjangan 50 hari,”ungkap Abubakar.

Baca Juga :  Buka Musda III KAHMI Secara Resmi, Djufri Muhamad Ajak Alumni HMI Atasi Permasalahan di Halbar

Ia menjelaskan, ada beberapa alasan seperti cuaca hujan, karena kita tau persis cuaca sangat ekstrim, jadi untuk menambah waktu itu harus ada data dari BMKG yang disampaikan oleh pihak rekanan.

“Seperti Goin-Kedi, karena curah hujan yang tinggi, kemudian material yang diambil itu di Ngawet jaraknya agak jauh, tetapi dengan komposisi pekerjaan sekarang kemungkin bisa di hotmix pada pertengahan Februari,”ujarnya.

Mantan Kadis PUPR Pulau Morotai ini juga menyampaikan, walaupun demikian, hotmix itu tidak dilakakun dan akan continue, kemudian dipilih titik-titik yang rawan agar tidak mengganggu hotmix secara keseluruhan.

“Karena kemarin kita sudah mencoba untuk aspal di Kedi 2 sampai 3 hari dan jalannya rusak kembali, karena mobil muatan matrerial itu sangat berat 15 ton. Kita mencoba bangun dengan skema-skama khusus agar jalan tidak rusak,”tandasnya.

Baca Juga :  Ketua DPC Demokrat Nyatakan Si4P Menangkan JUJUR di Pilkada Halbar 2024

Abubakar mencontohkan, misalnya masa kontrak itu 240 hari, ternyata dalam masa kontrak itu curah hujannya 3 bulan maka kita akan berikan kesempatan untuk diselesaikan, dan adendum yang ditetapkan sekarang ini 50 hari itu sampai di 15 Februari, dan adendum yang ditetapkan hanya 1 kali.

“Tetapi ada pertimbangan-pertimbangan tertentu yang juga dicantumkan pada regulasi, salah satunya adalah curah hujan ekstrim dan itu juga dilampirkan dengan hasil BMKG,”tandasnya.

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Berita Terbaru

error: