Wakil Bupati Djufri Muhamad Nilai DPRD Terburu-buru Bentuk Pansus LKPJ

- Jurnalis

Rabu, 12 April 2023 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad (Dok/terasmalut)

Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad (Dok/terasmalut)

 

TERASMALUT.ID – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menilai DPRD Habar terlalu terburu-buru bentuk Pansus (Panitia Khusus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2022.

Hal tersebut dikatakan langsung Wakil Bupati Halbar Djufri Muhamad kepada sejumlah media di kantor bupati, Rabu (12/4/2023).

“Kalau saya liat, DPRD Halmahera Barat terlalu terburu-buru membentuk Pansus LKPJ. Padahal LKPJ sementara di bahas oleh DPRD sampai pada tanggal 28 april,” Kata Djufri.

Djufri menyebutkan, seharus DPRD gunakan alat kelengkapan DPRD seperti Komis, Banggar atau bisa bentuk Panja (Panitia Kerja) karna tugasnya membahas LKPJ bukan bentuk pansus LKPJ.

“Jadi jangan dulu di bentuk pansus gunakan alat kelengkapan DPRD untuk membahas LKPJ. Dalam ketentuan pembahasan LKPJ itu, di butuhkan waktu kurang lebih 30 hari DPRD sudah harus mengeluarkan rekomendasi. Karena sifatnya rekomendasi DPRD memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk perbaikan pengelolaan pemerintahan dan keuangan kedepan,”ujarnya.

Baca Juga :  Bawaslu Halmahera Barat Libatkan Wartawan Dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024

Saat ini, kata Djufri, DPRD telah membentuk Pansus LKPJ, jadi opini pansus adalah mengarah pada investigasi atau penyelidikan sedangka pembahasan LKPJ masih berlangsung sampai pada tanggal 28 april sudah selesai.

“Nah, apakah mampu melaksanakan kegiatan pansus itu selama pembahasan LKPJ. Harusnya DPRD gunakan alat kelengkapan misalnya Komisi I panggil mitranya, Komisi II panggil mintranya untuk konfirmasih dan klarifikasi LKPJ karena pansus tersebut sifatnya terfokus pada satu masalah tidak lebih dari itu,” tuturnya.

Baca Juga :  Buka Musda III KAHMI Secara Resmi, Djufri Muhamad Ajak Alumni HMI Atasi Permasalahan di Halbar

Mantan anggota DPRD Halbar ini juga mengaku, beberapa waktu lalau ada pansus Royalti kemudian itu gagal, ada juga pansus ASN, Pansus Pinjaman, Pansus Aset yang hingga kini tidak ada kejelasan dari DPRD.

“Pansus LKPJ ini baru pertama kali terjadi. Ini gegabahnya pimpinan DPRD disitu. Oleh karena itu saya sarankan, DPRD fokus ke alat kelengkapan atau alat kelengkapan lain misalnya Panja untuk menuntaskan pembahasan LKPJ sehingga melahirkan butir-butir rekomendasi yang bijak dalam hal pengelolan pemerintah di Halbar. Karena kita adalah sama, DPRD dan Pemda merupakan dua lembaga unsus pemerintahan,”pungkasnya.*(Ghez)

Berita Terkait

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH
Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan
Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif
Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:41 WIB

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Berita Terbaru

error: