Tak Punya Biaya Berobat, Keluarga Pasien Gizi Buruk di Halbar Tak Mau Anaknya Dirawat

- Jurnalis

Rabu, 29 Maret 2023 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kasus Bayi Penderita Gizi Buruk

Ilustrasi Kasus Bayi Penderita Gizi Buruk

TERASMALUT.ID – Salah satu bayi usia 1,8 tahun di Desa Tuguraci Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat mengalami penderita gizi buruk.

Bayi diketahui bernama Nirazizah (P) itu, anak dari suami istri Rustam dan Fahria saat ini sudah menjalani rawat inap di Puskesmas Sidangoli sejak kemarin.

Kepala Puskesmas Sidangoli Sofyan Labuha saat dikonfirmasi mengatakan, untuk saat ini salah satu pasien gizi buruk asal desa tuguraci sudah menjalani perawatan.

“Pasien gizi buruk itu jalani perawatan sejak kemarin. Kami berharap tiga hari kedepan pasien tersebut bisa mengalami perubahan,”kata Sofyan saat dikonfirmasi, Selasa (28/3/2023) malam ini.

Baca Juga :  Sebanyak 46 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Dievaluasi Bappenas, Kemensos Sebut Ada Perbedaan Sumber Data

Sofyan menjelaskan, sebelumnya pihak keluarga pasien gizi buruk itu tidak mau anaknya di rawat di Puskesmas Sidangoli dengan alasan tidak ada biyaya pengobatan. Tetapi pihaknya ngotot pasien harus di rawat di Puskesmas sidangoli.

“Orang tuanya sempat menolak pasien di rawat di puskesmas. Tapi Alhamdulillah, saat kita terus melakukan koordinasi akhirnya orang tua pasien pun pengiakan pasien jalani rawat inap,”ujarnya.

Dikesempatan itu juga, Sofyan sempat menjelaskan kepada pihak keluarga kalau saat ini ada salah satu program Pemerintah Daerah yakni Halbar Sehat. Untuk itu ia meminta kepada pihak keluarga tidak usah khawatir dengan biayaya pengobatan pasien.

Baca Juga :  Bawaslu Halmahera Barat Kawal Distribusi Logistik ke Kecamatan dan Desa

“Disitu juga saya jelaskan papa pihak keluarga harus ambil peluang dengan hadirnya program halbar sehat. Karena nantinya semua fasilitasi pengabatan akan digratiskan oleh pemerintah daerah. Dan urusan BPJS pasien juga akan di tanggung Pemda,” tandasnya.

Ia menambahkan, besok pihaknya akan melaporkan kasus gizi buruk ini kepada Dinas Kesehatan Halmahera Barat agar bisa menindaklanjuti proses pengobatan pasien.

“Besok baru kami laporkan ke Dinas. Nanti dari dinas punya tidakan selanjutnya bagaimana untuk tangani pasien ini,” pungkasnya.*(Ghe)

 

Berita Terkait

BPIP RI Ingatkan Bahaya Lunturnya Nilai Kebangsaan, Halbar Jadi Titik Penguatan Pancasila
Menuju Jakarta! Atlet Halbar Rolis Haryani Perkuat Kontingen Maluku Utara di Kejurnas Atletik
Kasus RMD Diadukan ke Komisi III DPR RI, Kuasa Hukum Ancam Ajukan Praperadilan
FTJ Goes To Dodinga 2026, Ratusan Warga Ikuti Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis
Tarian Tradisional Warnai Festival Teluk Jailolo 2026
Orom Sasadu Jadi Panggung Pelestarian Budaya dalam FTJ 2026
Gerakan Wisata Bersih Digelar di Pantai Ropu, Dukung FTJ 2026 dan Pariwisata Berkelanjutan
FTJ 2026 Dirangkaikan Tabligh Akbar dan Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:36 WIB

BPIP RI Ingatkan Bahaya Lunturnya Nilai Kebangsaan, Halbar Jadi Titik Penguatan Pancasila

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:37 WIB

Menuju Jakarta! Atlet Halbar Rolis Haryani Perkuat Kontingen Maluku Utara di Kejurnas Atletik

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:51 WIB

Kasus RMD Diadukan ke Komisi III DPR RI, Kuasa Hukum Ancam Ajukan Praperadilan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:45 WIB

FTJ Goes To Dodinga 2026, Ratusan Warga Ikuti Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:09 WIB

Tarian Tradisional Warnai Festival Teluk Jailolo 2026

Berita Terbaru

Dok/Ist

Halmahera Barat

Tarian Tradisional Warnai Festival Teluk Jailolo 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 08:09 WIB

error: