Gerakan Wisata Bersih Digelar di Pantai Ropu, Dukung FTJ 2026 dan Pariwisata Berkelanjutan

Sekitar 200 peserta dari unsur pemerintah, TNI-Polri, sekolah, dan masyarakat terlibat dalam aksi pembersihan pesisir sebagai bagian dari program Gerakan Wisata Bersih Halmahera Barat

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Pemerintah Desa Ropu, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat, melaksanakan kegiatan pembersihan kawasan Pantai Wisata Ropu pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Ropu Tengah Balu (RTB) tersebut menjadi bagian dari persiapan menyambut Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2026 yang mengusung tema “Cultural Heritage Collaboration for Upscale Tourism”.

Kegiatan pembersihan pantai ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi pemerintah. Selain warga setempat, kegiatan turut diikuti oleh jajaran Kantor Camat Sahu, personel Polsek Sahu, anggota Koramil Sahu, serta tenaga pendidik dan peserta didik dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA yang berada di wilayah Kecamatan Sahu.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Barat, Reinhard Bunga, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, kualitas destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh daya tarik alam dan budaya, tetapi juga oleh kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan terawat.

Baca Juga :  Orom Sasadu Jadi Panggung Pelestarian Budaya dalam FTJ 2026

“Ini merupakan langkah yang positif dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah. Destinasi wisata yang bersih dan tertata akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung serta meningkatkan daya saing daerah sebagai tujuan wisata,”ujar Reinhard.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Gerakan Wisata Bersih Halmahera Barat serta dirangkaikan dengan agenda Talk show Pariwisata Berkelanjutan yang menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan destinasi wisata yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang.

Sekitar 200 peserta tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Sekretaris Daerah Halmahera Barat Julius Marau bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

Keterlibatan berbagai sektor ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kualitas destinasi wisata memerlukan kolaborasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata, Ais, menyatakan bahwa pendampingan kegiatan, pemerintah daerah saat ini mendorong penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan pada setiap destinasi unggulan.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Halbar Desak DPM-PD Evaluasi Kinerja Pemdes dan BPD

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah penerapan standar kebersihan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan yang baik. Pantai Ropu dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata yang memenuhi standar tersebut.

“Gerakan Sigofi Ngolo perlu menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Kebersihan lingkungan merupakan faktor penting dalam menciptakan kenyamanan wisatawan sekaligus menjaga keberlanjutan potensi wisata yang dimiliki daerah,”tambah Reinhard.

Melalui kegiatan gotong royong ini, kawasan Pantai Ropu menjadi lebih bersih dan tertata. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Halmahera Barat guna mendukung pengembangan pariwisata yang berorientasi pada kualitas lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di setiap destinasi wisata,”tutup Reinhard.*(Ghe/Red)

 

Berita Terkait

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman
Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru
Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan
Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap
Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta
P-19 Berulang, Penyidik Diminta Terbitkan SP3
BPIP RI Ingatkan Bahaya Lunturnya Nilai Kebangsaan, Halbar Jadi Titik Penguatan Pancasila
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:29 WIB

Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 11:54 WIB

Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:03 WIB

Kakek Korban Angkat Bicara, Nilai Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Belum Berpijak pada Seluruh Fakta

Berita Terbaru

error: