Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Kolaborasi dengan PPA Desa Awer menekankan pentingnya keluarga dan masyarakat dalam menciptakan ruang tumbuh yang aman

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang dipandu Ketua Pokja I TP-PKK Halbar, Rahmi Haris, sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak. (Foto: Istimewa).

Suasana sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang dipandu Ketua Pokja I TP-PKK Halbar, Rahmi Haris, sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak. (Foto: Istimewa).

terasmalut — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Pokja I Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara, bekerja sama dengan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Desa Awer menggelar kegiatan pungut sampah yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak. Sabtu (25/07/26).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak sebagai fondasi menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten Halmahera Barat, Rahmi Haris mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak melalui langkah nyata. Menurutnya, anak merupakan aset bangsa yang perlu dipersiapkan sejak dini agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, sehat, cerdas, dan berkarakter.

“Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah memastikan setiap anak memperoleh hak atas perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang aman. Dari anak-anak inilah Generasi Emas Indonesia 2045 akan lahir,”ujar Rahmi Haris.

Baca Juga :  Berbagi di Bulan Ramadhan, TP-PKK Halbar Bersama Dharmawanita, Bhayangkari dan Persit Berikan Takjil Gratis

Ia menjelaskan, aksi pungut sampah memiliki nilai edukatif karena membiasakan anak mencintai lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih sejak usia dini. Sementara itu, sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak agar mereka dapat tumbuh tanpa rasa takut, diskriminasi, maupun kekerasan dalam bentuk apa pun.

“Kami ingin menanamkan karakter disiplin, peduli lingkungan, saling menghormati, dan gotong royong kepada anak-anak. Nilai-nilai inilah yang akan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045,”katanya.

Sekretaris Dinas Sosial Halmahera Barat ini mengatakan, keberhasilan mewujudkan Generasi Emas tidak hanya bergantung pada dunia pendidikan, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, pemerintah, lembaga masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang digelar TP-PKK Halmahera Barat. Edukasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak. (Foto: Istimewa).

“Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, serta mendapatkan pengasuhan yang baik akan memiliki peluang lebih besar menjadi generasi yang produktif, berdaya saing, dan mampu membawa daerah maupun bangsa menuju masa depan yang lebih maju,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Halmahera Barat, Meri Popala, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak seharusnya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak.

Baca Juga :  Gandeng Bapenda Halbar, BPN Gelar Internalisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Menurutnya, anak membutuhkan lingkungan yang bersih, aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan agar dapat tumbuh secara optimal, baik dari aspek fisik, mental, sosial, maupun karakter.

“Jadi keterlibatan aktif keluarga, pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga komunitas lokal menjadi faktor penting dalam membangun sistem perlindungan anak yang berkelanjutan.

Anggota DPR Provinsi Maluku Utara ini berharap, gerakan seperti ini tidak berhenti pada peringatan Hari Anak Nasional, tetapi menjadi budaya yang terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, lanjut istri orang nomor satu di halbar ini mengemukakan, bahwa Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari keluarga, diperkuat oleh lingkungan, dan didukung oleh pemerintah.

“Dengan membangun lingkungan yang bersih, sehat, aman, serta penuh kasih sayang, kita sedang menyiapkan generasi Halmahera Barat yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan siap menjadi bagian dari terwujudnya Indonesia Emas 2045,”ujar Meri Popala.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
Yakin Tak Bersalah ! Keluarga Tersangka Dugaan Fitnah Tantang Kapolres Halbar Sumpah Pocong, Ajukan Praperadilan
BKAD Halbar Masuk Tiga Besar Pengelola TKD Terbaik Versi Kemenkeu, Bupati: Jadi Motivasi Seluruh OPD
Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:34 WIB

Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter

Berita Terbaru

error: