Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai

UPP Jailolo fasilitasi mediasi, faktor angin dan arus menjadi perhatian dalam evaluasi keselamatan pelayaran

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan penyelesaian berlangsung di ruang kerja Kepala Pelabuhan (Sabandar) Jailolo, dihadiri perwakilan kedua perusahaan pelayaran beserta nakhoda masing-masing kapal, yang dipimpin langsung oleh KUPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim (Dok/Ist)

Pertemuan penyelesaian berlangsung di ruang kerja Kepala Pelabuhan (Sabandar) Jailolo, dihadiri perwakilan kedua perusahaan pelayaran beserta nakhoda masing-masing kapal, yang dipimpin langsung oleh KUPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim (Dok/Ist)

terasmalut — Insiden benturan antara KM Permata Obi dan KM Queen Mary di kolam Pelabuhan Kelas III Jailolo, Senin pagi, 17 Agustus 2026, berakhir damai setelah kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan dan kerugian secara kekeluargaan.

Kesepakatan tersebut dicapai tak lama setelah kejadian melalui proses mediasi yang dipimpin langsung Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim.

Pertemuan penyelesaian berlangsung di ruang kerja Kepala Pelabuhan (Sabandar) Jailolo, dihadiri perwakilan kedua perusahaan pelayaran beserta nakhoda masing-masing kapal.

“Kedua belah pihak telah sepakat dan menerima sepenuhnya penyelesaian kerugian secara kekeluargaan. Perkara ini selesai dengan damai,”tegas Rosihan kepada awak media usai pertemuan, Selasa (18/08/26).

Benturan terjadi sekitar pukul 08.30 WIT saat KM Permata Obi sedang melakukan manuver untuk bersandar. Meski telah berupaya mengendalikan arah dan laju kapal, kapal berbobot 1.216 GT tersebut diduga terdorong angin kencang dan arus laut yang berubah secara tiba-tiba. Haluan kapal kemudian menghantam buritan KM Queen Mary yang saat itu sedang bersandar di dermaga.

Baca Juga :  Apresiasi Pemda dan Bank Maluku-Malut, Apdesi Halbar Akui Setiap Pencairan DD Tidak Pernah Dipersulit

Berkat respons cepat pihak pelabuhan, komunikasi antara kedua pihak berlangsung lancar dan persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan ketegangan berkepanjangan.

Kerusakan yang terjadi, mulai dari goresan pada haluan kapal penabrak, kerusakan buritan dan pagar geladak kapal yang ditabrak, hingga kerusakan fasilitas dermaga, telah disepakati tanggung jawab penyelesaiannya tanpa perlu menempuh jalur hukum lebih lanjut.

Sementara, Pihak pengelola KM Queen Mary maupun KM Permata Obi turut menyampaikan apresiasi atas langkah cepat serta sikap netral UPP Jailolo dalam memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut.

Baca Juga :  Bupati James Uang Hadiri Pelantikan Pengurus KKSG Malut Periode 2023-2027

“Kami berterima kasih karena masalah dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, sehingga gangguan terhadap pelayanan rute Jailolo dapat diminimalisir,”ujar perwakilan kedua pemilik kapal.

Disisi lain, Rosihan juga menambahkan, meski persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan, pihaknya tetap akan melaporkan kronologi lengkap dan hasil kesepakatan tersebut kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai bahan evaluasi keselamatan pelayaran, terutama terkait pengendalian kapal saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem di perairan Jailolo.

“Yang paling penting, kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama agar keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas dan kejadian serupa tidak kembali terjadi,”tegas Rosihan.*(Ghe/Red).

Berita Terkait

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary
Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo
Perjuangkan Hak Daerah ke Pempus, Halbar Kantongi DBH Kurang Bayar Rp30,5 Miliar
HUT ke-25, Demokrat Halbar Gelar Lomba Rakyat dan Pidato AHY Muda
Gempa 5,6 M Perparah Kerusakan Dermaga Bataka, Kini Tak Lagi Layak Digunakan
UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku
Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis
Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Perjuangkan Hak Daerah ke Pempus, Halbar Kantongi DBH Kurang Bayar Rp30,5 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Gempa 5,6 M Perparah Kerusakan Dermaga Bataka, Kini Tak Lagi Layak Digunakan

Berita Terbaru

Kepala Cabang PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi. Wahab (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:00 WIB

Pertemuan penyelesaian berlangsung di ruang kerja Kepala Pelabuhan (Sabandar) Jailolo, dihadiri perwakilan kedua perusahaan pelayaran beserta nakhoda masing-masing kapal, yang dipimpin langsung oleh KUPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:47 WIB

Rosihan Gamtjim, KUPP Kelas III Jailolo (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo

Selasa, 18 Agu 2026 - 01:00 WIB

error: