terasmalut — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dengan mengusung tema “Perempuan Hebat, Anak Sehat Berprestasi”, sebagai wujud penghormatan atas peran strategis perempuan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.
Peringatan tersebut digelar di Rumah Perempuan, Desa Acango, Kecamatan Jailolo, pada Senin (20/12/2025), dan dihadiri Ketua GOW Halmahera Barat Meri Popala Uang, Sekretaris Daerah Halbar Julius Marau, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Halbar Fransiska Renjaan, serta perwakilan seluruh organisasi perempuan se-Kabupaten Halmahera Barat.
Ketua GOW Kabupaten Halmahera Barat, Meri Popala Uang, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu ke-97 tidak semata menjadi agenda seremonial, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam pembangunan keluarga, masyarakat, dan bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam peringatan Hari Ibu ke-97 bertema “Perempuan Hebat, Anak Sehat Berprestasi”.
Menurut Meri, peringatan Hari Ibu juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian perempuan yang berperan aktif di berbagai sektor kehidupan, baik sebagai pendidik pertama dalam keluarga maupun sebagai penggerak kemajuan sosial, yang berkontribusi langsung terhadap kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Perempuan hebat adalah mereka yang mampu menjalankan peran dengan ketulusan, kekuatan, dan kasih sayang, baik dalam keluarga maupun di lingkungan sosial,”ujar Meri Popala Uang.
Lebih lanjut, Meri yang juga Ketua TP-PKK Halmahera Barat menjelaskan bahwa tema peringatan tahun ini menegaskan hubungan erat antara pemberdayaan perempuan dan kualitas generasi penerus. Nilai moral, karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar, menurutnya, ditanamkan sejak dini melalui peran seorang ibu.
“Perempuan yang berdaya akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi, karena kesehatan dan keberhasilan anak sangat dipengaruhi oleh peran perempuan,”tegasnya.
Ia menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak, sehingga perempuan dapat berkembang optimal dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Dengan perempuan yang berdaya, kita optimistis mampu mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” pungkas Meri Popala Uang.
Sementara, Sambutan Bupati Halmahera Barat, James Uang yang dibacakan oleh Sekda Julius Marau menyampaikan, Arahan strategis terkait penguatan birokrasi dan percepatan program kerja daerah disampaikan dalam agenda yang berlangsung di lingkup Kantor Bupati. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap berada dalam koridor perencanaan yang telah ditetapkan guna mencapai target pembangunan tahunan secara efektif dan akuntabel.
Ia menegaskan, bahwa keberhasilan visi pembangunan daerah sangat bergantung pada sinkronisasi kinerja antar instansi serta Ketepatan waktu pelaksanaan program disebut sebagai indikator utama keberhasilan pembangunan.
“Saya menginstruksikan seluruh jajaran agar mengedepankan efisiensi anggaran dan efektivitas kerja sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Halmahera Barat,”ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah daerah saat ini memprioritaskan penyelesaian proyek infrastruktur strategis serta penguatan pelayanan publik. Setiap kendala teknis di lapangan harus segera diselesaikan melalui koordinasi lintas sektor agar tidak menimbulkan hambatan administratif yang berdampak pada keterlambatan manfaat pembangunan.
Julius Marau juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sebagai fondasi transformasi birokrasi. ASN di Halmahera Barat diminta menjunjung tinggi disiplin, etika kerja, dan integritas sebagai prinsip dasar dalam pelayanan publik yang transparan dan terukur.
Selain penguatan internal birokrasi, pemerintah daerah menaruh perhatian pada kesiapsiagaan menghadapi dinamika ekonomi dan sosial di Maluku Utara. Komitmen membuka ruang dialog konstruktif dengan para pemangku kepentingan terus diperkuat agar setiap kebijakan bersifat rasional, edukatif, dan berorientasi pada kemajuan daerah.
“Tidak boleh ada program yang berjalan di luar substansi RPJMD. Mari bekerja dengan semangat kebersamaan, karena kemajuan Halmahera Barat merupakan tanggung jawab kolektif yang menuntut konsistensi dan dedikasi dari seluruh jajaran,”pungkasnya.
Selain peringatan Hari Ibu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Lomba Cipta Menu yang diikuti perwakilan dari sembilan kecamatan se-Kabupaten Halmahera Barat.
Lomba yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan TP-PKK Halmahera Barat ini bertujuan mendorong penerapan konsep Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA), sekaligus meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan menu pangan berbasis sumber daya lokal guna mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan berkualitas.*(Ghe/red)

















