Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Aspirasi Korban Banjir Loloda Mengemuka dalam Reses Meri Popala

Komitmen Moral Wakil Rakyat untuk Pemulihan Masyarakat Loloda

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) I Ternate–Halmahera Barat, Meri Popala, S.PAK., M.M., kembali menggelar kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun 2026–2027 sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihan.

Agenda penyerapan dan penampungan aspirasi masyarakat tersebut berlangsung di Desa Kedi, Kecamatan Loloda, pada Sabtu (31/1/2026), dan dihadiri oleh Camat Loloda, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan agar pemerintah daerah maupun provinsi dapat segera melakukan koordinasi lintas sektor untuk memenuhi kebutuhan warga pascabencana banjir yang melanda wilayah mereka.

Keluhan dan permintaan masyarakat yang disampaikan dalam forum reses tersebut antara lain meliputi: (1) kepastian tempat tinggal dengan skema relokasi yang tetap dekat dengan lahan kebun sebagai sumber mata pencaharian; (2) pengadaan alat kompresor gigi; (3) penyediaan alat berat untuk pengerukan alur sungai; (4) pembangunan bronjong penahan abrasi; (5) pembangunan barak pengungsian; (6) pembangunan rumah ibadah (gereja); serta (7) penyediaan susu formula dan perlengkapan bayi.

Baca Juga :  Miris! di Halbar Beasiswa Diperuntukkan Bagi Anak Pejabat, Masyarakat Ekonomi Lemah Gigit Jari

Menanggapi hal tersebut, Meri Popala menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat yang terdampak banjir. Seluruh keluhan dan permintaan warga telah dicatat secara sistematis untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Anggota DPRD yang tergabung dalam Komisi III tersebut juga menjelaskan bahwa usulan relokasi atau pemindahan penduduk secara permanen membutuhkan kajian mendalam yang melibatkan tim profesional dengan latar belakang keilmuan dan perencanaan yang matang.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan di Tengah Bencana, Kadis Dikbud Halbar Kunjungi Totala Jaya

“Untuk relokasi, bukan hanya di desa terdampak di Kecamatan Loloda, tetapi juga di Kecamatan Ibu. Hal ini membutuhkan kesabaran, karena harus melibatkan tenaga ahli yang memiliki kompetensi dalam menentukan lokasi yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Meri Popala yang juga menjabat sebagai Ketua TP-PKK Halmahera Barat menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat untuk mengawal seluruh aspirasi yang telah disampaikan masyarakat hingga ke tingkat pengambilan kebijakan.

“Saya menyadari bahwa tidak semua usulan dapat langsung ditangani, namun saya memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikannya kepada Bupati dan Gubernur agar masyarakat segera memperoleh kejelasan dan solusi yang nyata,” tandasnya.

Berita Terkait

Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang
Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar
KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya
Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:52 WIB

Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama

Rabu, 22 April 2026 - 18:08 WIB

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Rabu, 22 April 2026 - 17:23 WIB

Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain

Rabu, 22 April 2026 - 12:41 WIB

Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang

Berita Terbaru

Kepala Disdikbud Halbar, Rosbery Uang (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Rabu, 22 Apr 2026 - 18:08 WIB

Tampak Siswa SD N 12 Halmahera saat menjalani Tes Kemampuan Akademik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain

Rabu, 22 Apr 2026 - 17:23 WIB

error: