Dinkes Bersama Disparpora dan Setwan Halbar Kolaborasi Bantu Pengungsi Erupsi Gunung Ib

- Jurnalis

Kamis, 27 Juni 2024 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

JAILOLO, TM — Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Sekretariat DPRD Halmahera Barat, membantu para pengungsi erupsi gunung Ibu.

Pemberian bantuan berupa 300 paket yang terdiri dari kacang ijo, susu dan gula untuk lansia, serta susu dan sakes untuk ibu hamil dan bayi balita itu dipusatkan di lokasi pengungsian, Gereja Tua, Desa Tongute Sungi, Rabu (26/6/2024).

Selain bantuan tersebut, para pengungsi juga diberikan minyak goreng, sosialisasi demo dan masak pembuatan menu untuk para lansia, ibu hamil, bayi usia 6 sampai 8 bulan, 9 sampai 11 bulan dan 12 hingga 59 bulan, serta makan buah bersama.

Baca Juga :  Ditunjuk Sebagai Ketua Tim TPPAS, Wakil Bupati Halbar Perintahkan Tim Intens Lakukan Investigasi Kasus Stunting

Tak hanya itu, para pengungsi yang hadir juga diberikan edukasi ekonomi kreatif serta trauma healing dari Disparpora.

Kegiatan kolaborasi ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Barat, Novelheins Sakalaty, Kepala Bidang Kesmas, Herny DS Djafar, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Feny Kiat, serta perwakilan Setwan Halmahera Barat.

Novelheins Sakalaty, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa batuan tersebut bermaksud agar para pengungsi bisa tetap semangat dalam masa tanggap bencana dan tetap menjaga kesehatan di lokasi pengungsian, sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan lain, terutama stunting dan gizi buruk pada bayi balita, ibu hamil serta masalah Kesehatan pada lansia.

Baca Juga :  FJT ke-14 Resmi Dibuka, Bupati Halbar Masyarakat Jaga Alam dan Rawat Adat

Sementara demo masak, kata dia, bertujuan meningkatkan pengetahuan para pengungsi untuk mengelola makanan berbasis pangan local yang lebih sehat sesuai dengan usia dan kebutuhan.

“Dan masyarakat bisa meningkatkan kemandirian mandiri dalam pengelolaan makanan keluarga. Kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat, kesehatan serta pengetahuan para pengungsi. Dan semoga bencana ini cepat berlalu dan para pengungsi bisa kembali ke rumah masing-masing dan melaksanakan kegiatan sehari-hari secara normal,”pungkasnya.*(Red/Ghe).

Berita Terkait

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:53 WIB

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Jumat, 24 April 2026 - 08:52 WIB

Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

error: