Implementasikan Proper Esa Moi Pariwisata di Kota Pusaka, Kadisparpora Halbar Teken MOU

- Jurnalis

Kamis, 26 Mei 2022 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa (Dok/Ais)

Foto Istimewa (Dok/Ais)

JAILOLO, Reformer Kepala Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Kabupaten Halmahera Barat Fenny Kiat, S.STP terus melangkah untuk melaksanakan satu demi satu kegiatan yang menjadi tahapan proper ESAMOI PARIWISATA KOTA PUSAKA.

Bertempat di Aula Bank Indonesia, Rabu(25/5), dilaksanakan Focus Group Discussion dan Pembentukan Tim Eksternal bersama para stakeholder pentahelix yang terdiri dari perwakilan pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan, Akademisi, Komunitas Promotor Pariwisata, Asosiasi Pariwisata, dan Media.

Selain itu hadir juga dalam FGD dari Pihak Unit Penyelenggara Bandar Udara(UPBU Sultan Babullah dan Kantor Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.

“Jadi, ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan itu, yakni pembahasan MoU Kerjasama 3 Kota Pusaka, dan pembentukan tim eksternal yang melibatkan pihak di luar Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Kabupaten Halmahera Barat,”katanya, Ketua Tim Internal Haris Atid.

Haris yang juga selaku Kabid Pengembagan Pemasaran Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Kab. Halbar ini menjelaskan bahwa Esamoi hadir sebagai instrument dan langkah strategis kolaborasi antar Kabupaten/Kota dalam rangka pemajuan pariwisata diwilaya Maluku Utara.

Baca Juga :  Proyek di Halmahera Barat Senilai Rp 600 juta Lebih Diduga Bermasalah

“Pariwisata merupakan salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah dari pusat hingga ke daerah. Efek berganda yang dihasilkan dari pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan PAD daerah,”tutur, Haris.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Drs. M. Syahril Abdurradjak M.Si selaku mentor turut menyampaikan, bahwa di tiga daerah ini harus menghilangkan ego daerah dalam rangka kolaborasi program guna kemajuan Bersama. Ternate sebagai pintu masuk menjadi garda bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Halmahera Barat dan Kota Tidore Kepulauan.

“Ketiga kota pusaka ini memiliki potensi dan keunikan yang dapat dikembangkan untuk menjadi wisata tematik. Selain itu, saya berharap semoga ke depannya hadir juga Esa Moi di bidang lainnya,”cetusnya.

Terpisah, sambutan Gubernur Maluku Utara yang diwakili oleh Assiten III Setda Provinsi Maluku Utara Asrul Gailea SE, MM menyatakan, bahwa proyek perubahan ini sangat membantu program Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Sebab sudah mengintegrasikan 3 kota pusaka sehingga ke depannya bisa berkolaborasi juga dengan Pemprov Malut guna pengembangan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pusat Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 H di Halbar Ditiadakan

“Kita harus berkalaborasi untuk kemajuan Maluku Utara,”tuturnya.

Disisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara R. Eko Adi Irianto mengapresiasi Proyek perubahan ini karena merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan ekonomi di wilayah Maluku Utara.

“Kolaborasi pentahelix merupakan keharusan yang jika bisa terus dijalankan maka kemajuan pariwisata di Maluku Utara bisa mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di bidang jasa dan pariwisata serta ekonomi kreatif,”tandasnya.

Dikesempatan yang sama, pada akhir kegiatan tersebut dibentuk Tim Eksternal ESA MOI yang melibatkan pihak di luar Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Kabupaten Halmahera Barat yang terdiri dari beberapa sektor seperti Akademisi, Komunitas dan Assosiasi Pariwisata. Dalam pembentukan itu, Akhirnya terpilih Maulana Ibrahim (Akademisi) sebagai ketua , dan Sofyan (Komunitas) sebagai wakil ketua serta Betly Taghulihi (Akademisi) selaku sekretaris.

 

Penulis : Eghez

Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan
Darurat Air Bersih Akibat Banjir, Warga Desa Tolofuo Harap Ada Tindakan Pemerintah
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:19 WIB

DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.

Senin, 12 Januari 2026 - 20:08 WIB

Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: