Kabag Tidak Terbuka Soal Keuangan, Sekda Halbar Minta Inspektorat Segera Lakukan Audit

- Jurnalis

Minggu, 23 Januari 2022 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syahril Abduradjak | Sekretaris Daerah Halmahera Barat

Syahril Abduradjak | Sekretaris Daerah Halmahera Barat

JAILOLO, Aksi mogok kerja yang dilakukan oleh tiga kepala sub bagian (Kasubag) beserta para staf di wilayah kerja bagian Pemerintahan Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), pada Kamis 13 Januari 2022 akhirnya di anulir oleh Sekda Halbar.

Sebelumnya, tindakan tersebut akibat dari cara kepemimpinan Kepala Bagian Pemerintahan yang tidak terbuka dan tidak transparan.

Kasubag Administrasi Pemerintahan dan Kewilayahan Kecamatan, Yuyun Mustafa saat di konfirmasi wartawan, Minggu (16/1) menyatakan bahwa, merasa kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Mispan Dano Lutfi selaku Kabag Pemerintahan.

Baca Juga :  Aktivitas Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat Selama Ramadhan Tetap Normal

“Aksi mogok kerja yang dilakukan oleh kami akibat dari ketidakterbukaan Kabag Pemerintahan mengenai pengelolaan keuangan serta pola dan cara kepemimpinan yang tidak efektif,”ungkap Yuyun.

Terpisah, Sekretaris Daerah Halbar Syahril Abd Radjak saat dikonfirmasi Wartawan, Kamis (20/1) menyampaikan, terkait mogok kerja yang dilakukan oleh staf Bagian Pemerintahan itu memang benar terjadi.

“Tadi saya sudah sempat bertemu dengan staf Pemerintahan, dan penyebab dari aksi mogok tersebut lantaran tidak harmonisnya antara kabag dan para staf,”ungkap Sekda

Syahril menuturkan, ini akibat dari ketidakterbukaan kabag dalam hal keuangan internal, sehingga kondisi sistem kerja di pemerintahan tidak efektif.

Baca Juga :  Pemda Halmahera Barat Siapkan Rp1,2 Miliar untuk Pengadaan 75 Ekor Hewan Kurban Idul Adha 1446 Hijriah

“Jadi, kabag tidak mampu memanage, terutama dalam hal keuangan. Bukan hanya itu, bahkan ada 3 kegiatan yang diduga dananya kurang lebih 463.000.000 juta tidak tau ke mana. Sehingga saya meminta untuk pihak inspektorat segera melakukan audit,”cetusnya.

Terakhir, Dewan pembina ASN berharap supaya pihak staf Bagian Pemerintahan untuk dapat menjalankan tugas dan fungsi asn seperti biasa.

“Saya sudah meminta pihak staf agar dapat menjalankan tugasnya seperti biasa,”tandasnya.

 

 

Penulis : Tim
Editor   : Ghez

Berita Terkait

UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku
Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis
Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:08 WIB

UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:19 WIB

Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak

Berita Terbaru

error: