terasmalut — Tim Bukit Belimbing berhasil memastikan tempat di babak perempat final Turnamen Sepakbola Gawang Sedang Antar RT Persebal Cup II Desa Bobanehena setelah mengalahkan Lorong Santri 1 dengan skor meyakinkan 2-0, dalam pertandingan yang berlangsung sengit pada Sabtu (28/6/2025).
Laga yang dipimpin wasit Fadli langsung berlangsung intens sejak menit awal. Hanya dalam waktu 1 menit 14 detik, Bukit Belimbing membuka keunggulan melalui situasi bola mati.
Pelanggaran terhadap Muflis oleh pemain Lorong Santri, Fahrul Aman, menghasilkan tendangan bebas dari belakang garis tengah.
Gelandang jangkar bernomor punggung 19, Under, menjadi eksekutor. Bola yang sempat ditangkap oleh penjaga gawang Lorong Santri terlepas dan bergulir ke dalam gawang, menciptakan gol pembuka untuk Bukit Belimbing.
Gol cepat tersebut tampak mengganggu konsentrasi tim Lorong Santri 1. Meskipun berupaya membalas, peluang Fahrul Aman pada menit ke-6 masih dapat digagalkan oleh barisan pertahanan Bukit Belimbing yang tampil solid dan disiplin.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Bukit Belimbing.
Di babak kedua, Lorong Santri meningkatkan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang. Pada menit ke-13, Anggi melepaskan tembakan keras yang diblok oleh penjaga gawang Bukit Belimbing, Mulyadi.
Bola muntah kemudian disambar oleh Fahrul Aman, namun Mulyadi kembali melakukan penyelamatan gemilang yang menggagalkan peluang tersebut.
Di tengah dominasi serangan Lorong Santri, Bukit Belimbing justru mampu memaksimalkan transisi cepat dari skema build-up yang diterapkan oleh pelatih mereka, Coach Carlos.
Under berhasil merebut bola dari Alan Baks dan melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan, lalu mengirimkan umpan terukur kepada Revi di sisi kiri.
Pemain bernomor punggung 25 tersebut mencetak gol kedua melalui sepakan tenang yang melewati celah kaki kiper Lorong Santri.
Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Dengan hasil ini, Bukit Belimbing berhak melaju ke babak perempat final turnamen.
Usai pertandingan, Kapten Bukit Belimbing, Budi, menyampaikan komentar yang menanggapi unggahan media sosial tim lawan sebelum pertandingan.
“Tim Lorong Santri sempat menyatakan kesiapan menghadapi kami di Facebook. Namun dalam sepak bola, yang menentukan adalah performa di lapangan, bukan unggahan di media sosial,”ujar Budi kepada wartawan.
Budi juga menyinggung bahwa komentar di media sosial yang menyamakan permainan Bukit Belimbing dengan tim Afalego menjadi tidak relevan, mengingat kedua tim tersebut telah dikalahkan dalam fase berbeda oleh timnya.
“Terima kasih kepada tim Lorong Santri 1 yang telah menunjukkan semangat kompetitif dan telah berpartisipasi dalam turnamen ini. Kami nantikan partisipasi mereka di musim berikutnya,”tutup Budi.














