RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan

Pelatihan pengolahan stik udang digelar sebagai langkah awal penguatan UMKM berbasis potensi lokal

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stik udang vannamei hasil inovasi Rumah Inovasi Teknologi Desa (RITD) Tuada, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, yang diproduksi melalui pelatihan pengolahan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan berbasis potensi lokal.

Stik udang vannamei hasil inovasi Rumah Inovasi Teknologi Desa (RITD) Tuada, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, yang diproduksi melalui pelatihan pengolahan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan berbasis potensi lokal.

terasmalut — Pengelola Rumah Inovasi Teknologi Desa (RITD) Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menggelar pelatihan pengolahan udang vannamei pada Ahad (11/1/2026) sebagai upaya mendorong hilirisasi produk perikanan berbasis desa.

Inovasi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut berupa produk stik udang vannamei dengan dua varian rasa, yakni sambalado dan original. Praktik pengolahan dilaksanakan di Kantor BUMDes Jiko Banau dengan pendampingan pelaku UMKM Halmahera Barat, Ida Rohani, Koordinator Kabupaten Tekad Amin Raden, serta Fasilitator Kecamatan Maslan Adam, Syafrudin Mandar, dan Farjihan AM Ngofangare.

Ketua Pengelola RITD Desa Tuada, Faisal Sidik, menyampaikan bahwa hasil praktik pembuatan stik udang vannamei tersebut masih membutuhkan banyak penyempurnaan.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1501-04/Sahu Halbar Awasi Pelaksanaan Vaksinasi di Desa Akelamo

Meski demikian, ia menilai kegiatan ini merupakan tahap awal yang penting bagi kelompok pengolah untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas produksi.

“Dari sisi rasa, saya kira teman-teman kelompok sudah cukup memahami dan cepat beradaptasi. Tinggal bagaimana terus berproses agar produktivitasnya meningkat. Saat ini baru dua varian, ke depan bisa dikembangkan menjadi produk lain seperti nugget udang maupun sambal udang,”ujarnya.

Direktur BUMDes Jiko Banau itu juga mendorong agar kelompok tetap menjaga semangat dan komitmen, karena produk stik udang vannamei dinilai berpotensi menjadi salah satu produk unggulan daerah, selain Makron Halmahera dan udang segar. Potensi tersebut didukung oleh ketersediaan bahan baku udang vannamei yang melimpah di Desa Tuada.

Baca Juga :  Janji Politik Jadi Nyata, Bupati Halbar Gulirkan Modal Usaha ke 666 UMKM

“Peralatan pengolahan sudah tersedia dan bahan baku udang juga ada. Saat ini kami sedang memproses perizinan yang dibutuhkan,”tambah Faisal.

Koordinator Kabupaten Tekad Halmahera Barat, Amin Raden, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan pengolahan udang vannamei yang digagas oleh RITD Desa Tuada tersebut.

Menurutnya, produk stik udang vannamei yang dihasilkan memiliki cita rasa yang gurih dan layak dikembangkan. Karena itu, ia berharap pengelola RITD dapat memastikan proses pendampingan berjalan konsisten agar produksi dapat dilakukan sesuai perencanaan.

“Pak Direktur perlu terus mendampingi kelompok ini. Harapannya, produk stik udang vannamei ini setidaknya mampu menembus pasar domestik,”tutupnya.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:33 WIB

TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi

Berita Terbaru

error: