terasmalut — Seorang oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, diduga memotong atau “memajaki” uang saku milik sejumlah kader Laskar Gerindra yang baru saja menyelesaikan kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut menimpa HK, salah satu kader Laskar Gerindra, bersama tiga orang rekannya. Mereka dimintai sebagian uang sakunya saat perjalanan pulang menuju Jailolo pada Selasa (20/10/2026).
“Kami dipajaki saat perjalanan pulang (red),”ungkap HK kepada media.
Peristiwa ini bermula ketika oknum legislator tersebut berada dalam satu mobil angkutan umum lintas Halmahera bersama keempat kader pasca penutupan diklat. Diketahui, Diklat Laskar Gerindra tersebut berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Minggu (18/10/2026) di GOR Sofifi, Desa Akekolano, Kota Tidore Kepulauan.
Usai kegiatan, para peserta dibekali uang saku oleh panitia. Namun, di tengah perjalanan pulang, oknum anggota DPRD tersebut meminta sebagian dari uang saku tersebut dengan alasan yang terkesan masuk akal, yakni patungan membiayai transportasi mereka.
Hingga berita ini ditayangkan, awak media sudah mencoba menghubungi oknum DPRD tersebut melalui panggilan WhatsApp guna memintai keterangan. Namun, nomor 0813-7653xxxx milik yang bersangkutan belum bisa dihubungi.*(tm/red)















