Pengurus Baru Dilantik, ORARI Halmahera Barat Bidik Sistem Komunikasi Kebencanaan yang Andal

engurus baru diminta menerjemahkan keberadaan ORARI menjadi layanan komunikasi yang nyata bagi masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus ORARI Lokal Halmahera Barat bersama jajaran pemerintah dalam Pelantikan dan Rapat Kerja Masa Bakti 2026–2029. (Dok/Ist)

Pengurus ORARI Lokal Halmahera Barat bersama jajaran pemerintah dalam Pelantikan dan Rapat Kerja Masa Bakti 2026–2029. (Dok/Ist)

terasmalut — Organisasi Radio Republik Indonesia (ORARI) Lokal Halmahera Barat, Maluku Utara, memasuki masa bakti 2026–2029 dengan agenda memperkuat sinergi, profesionalisme, serta kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan komunikasi kebencanaan.

Komitmen itu mengemuka dalam pelantikan dan rapat kerja yang berlangsung di Gazebo Villa Gaba, Desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Sinergitas dan Profesionalisme ORARI Lokal Halmahera Barat dalam Mendukung Pembangunan Daerah dan Komunikasi Kebencanaan” tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Halmahera Barat Julius Marau, Ketua ORARI Maluku Utara, unsur instansi vertikal, serta pengurus ORARI Lokal Halmahera Barat.

Ketua Panitia, Ustadz Saiful Albaar, mengatakan pelantikan menjadi tindak lanjut Musyawarah Lokal ORARI sekaligus momentum legitimasi kepengurusan baru untuk menjalankan masa bakti 2026–2029.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil Musyawarah Lokal ORARI yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penetapan dan legitimasi kepengurusan baru serta menandai dimulainya masa bakti kepengurusan ORARI Lokal Halmahera Barat periode 2026–2029,” katanya.

Menurut Saiful, pelantikan tersebut selanjutnya diarahkan pada penyusunan program kerja melalui rapat kerja organisasi. Program yang dihasilkan diharapkan tetap berpedoman pada AD/ART ORARI sekaligus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi komunikasi.

Ia menilai tema kegiatan harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme anggota, sekaligus memperluas kontribusi organisasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah.

“Tema pada pelantikan ini diharapkan dapat menjadi semangat bersama bagi seluruh jajaran ORARI untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta kontribusi organisasi dalam mendukung masyarakat, pemerintah daerah, khususnya dalam bidang komunikasi dan penanggulangan kebencanaan,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Halmahera Barat, Hi. Imrat Idrus S.Sos., M.Si., menegaskan pengurus yang baru dilantik memikul amanah untuk membawa organisasi berjalan lebih solid dan memberikan manfaat nyata.

“Sejak saat ini saudara-saudari telah diberikan amanah dan tanggung jawab sebagai Pengurus ORARI Lokal Halmahera Barat. Kegiatan hari ini memberikan arah penting bagi perjalanan organisasi kita ke depan,” katanya.

Imrat mengakui ORARI Lokal Halmahera Barat telah melalui berbagai dinamika dan pasang surut. Namun, ia menyebut kebersamaan anggota menjadi modal penting untuk membangun kembali organisasi agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

“Kita semua mengetahui bahwa ORARI Lokal Halmahera Barat telah mengalami berbagai dinamika dan pasang surut. Tetapi alhamdulillah, berkat kebersamaan dan komitmen seluruh anggota, kita mulai membangun kembali organisasi ini agar dapat berjalan dengan baik dan maksimal,” katanya.

Baca Juga :  Akademisi Tegaskan Haji Robert Tidak Perparah Trauma Masyarakat Dengan Investasi Politik di Halbar

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan sebagai bagian dari keberlanjutan organisasi. Imrat mengatakan kepengurusan saat ini harus mampu menyiapkan kader yang dapat meneruskan estafet kepemimpinan pada periode berikutnya.

“Saya sendiri sudah menyampaikan bahwa saya hanya akan menjalankan satu periode. Karena itu, saya berharap setelah periode ini selesai, teman-teman dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan ORARI Lokal Halmahera Barat dengan siapa pun yang dipercaya,”ujarnya.

Dalam konteks kebencanaan, Imrat menempatkan kemampuan komunikasi sebagai salah satu fungsi strategis ORARI, terutama ketika jaringan komunikasi umum mengalami gangguan. Menurut dia, organisasi harus mampu bergerak dari sekadar wadah hobi menjadi bagian dari dukungan sosial dan kemanusiaan.

“Ketika terjadi bencana atau keadaan tertentu yang menyebabkan komunikasi terganggu, anggota ORARI harus siap memberikan dukungan komunikasi,”imbuhnya.

Karena itu, ORARI Lokal Halmahera Barat mendorong penguatan sistem komunikasi, termasuk pengembangan repeater permanen serta kemungkinan dukungan perangkat radio di lingkungan pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tersedianya saluran komunikasi alternatif ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

“Saya menyampaikan ini bukan semata-mata untuk kepentingan organisasi, tetapi karena kita ingin membangun sistem komunikasi yang dapat digunakan ketika masyarakat membutuhkan. Apalagi ketika terjadi bencana, komunikasi sering menjadi persoalan pertama yang harus kita jawab,”beber Imrat.

Penguru ORARI Halmahera Barat yang baru dilantik (Dok/Ist)

Imrat menegaskan ORARI siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam bidang komunikasi, kebencanaan, kemanusiaan, dan pelayanan masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi agar perbedaan tidak berkembang menjadi sumber perpecahan.

“ORARI siap menjadi mitra pemerintah, khususnya dalam bidang komunikasi, kebencanaan, kemanusiaan, dan pelayanan masyarakat. Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun ORARI Lokal Halmahera Barat menjadi lebih baik,”ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Halmahera Barat Julius Marau menyampaikan apresiasi atas kembali aktifnya ORARI Lokal Halmahera Barat. Ia menekankan bahwa keberadaan organisasi harus memiliki dampak yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan komunikasi di berbagai situasi.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Mudah-mudahan amanah dan kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,”kata Julius.

Julius kemudian mengajak pengurus ORARI melakukan refleksi terhadap relevansi organisasi di tengah kebutuhan masyarakat. Menurut dia, ukuran keberadaan ORARI bukan terletak pada atribut organisasi, melainkan pada kemampuan memberikan manfaat konkret.

“Ada satu pertanyaan mendasar yang menurut saya perlu kita renungkan bersama sebagai anggota ORARI: Masihkah ORARI di Halmahera Barat dibutuhkan? Apakah ORARI Halmahera Barat hadir untuk masyarakat atau hanya untuk kepentingan pengurus dan anggota? Apa sebenarnya manfaat keberadaan ORARI bagi masyarakat Halmahera Barat?” katanya.

Baca Juga :  Pemda Halbar Serahkan Beasiswa Rp 6 Juta untuk Paskibraka 2025

Di sisi lain, Julius memahami masih terdapat sejumlah keterbatasan yang dihadapi ORARI, terutama menyangkut infrastruktur komunikasi, repeater, perangkat radio, antena, dan sarana pendukung lainnya. Kondisi tersebut, menurut dia, perlu menjadi bagian dari evaluasi dan pembenahan organisasi.

“Saya memahami bahwa itulah keterbatasan yang kita hadapi bersama. Di satu sisi, masyarakat mengharapkan ORARI hadir dan memberikan dukungan komunikasi. Di sisi lain, kita masih diperhadapkan dengan keterbatasan infrastruktur, repeater, perangkat radio, antena, dan sarana pendukung lainnya,”ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan, Julius meminta ORARI tidak menjadikan persoalan sarana sebagai alasan untuk berhenti memberikan pelayanan. Ia menilai kemampuan komunikasi dan manfaat bagi masyarakat jauh lebih penting dibandingkan atribut organisasi.

“Karena yang paling penting dari ORARI bukan seragamnya, tetapi kemampuan komunikasinya dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat,”tegas Julius.

Untuk mendukung penguatan organisasi, Julius mengatakan kebutuhan ORARI dapat dibahas melalui mekanisme perencanaan pemerintah daerah. Terlebih, saat ini pemerintah sedang memasuki proses pembahasan APBD Kabupaten Halmahera Barat Tahun Anggaran 2027.

“Saat ini kita sedang memasuki proses pembahasan APBD Kabupaten Halmahera Barat Tahun Anggaran 2027. Karena itu, saya berharap setelah Rapat Kerja ini selesai, rekomendasi-rekomendasi hasil rapat segera disampaikan kepada Pemerintah Daerah,”katanya.

Menurut Julius, rekomendasi tersebut selanjutnya dapat dikaji bersama perangkat daerah yang memiliki kewenangan sesuai dengan program dan kegiatan yang akan direncanakan. Ia juga membuka ruang pembahasan mengenai pengembangan repeater di sejumlah wilayah untuk memperluas jangkauan komunikasi ORARI.

Ia meminta pengurus ORARI menyusun telaah resmi mengenai kebutuhan infrastruktur tersebut sebagai bahan pertimbangan pemerintah daerah.

“Saya berharap Ketua ORARI Lokal Halmahera Barat segera membuat telaah secara resmi kepada Bupati terkait kebutuhan tersebut. Nanti kita lihat bersama bagaimana kemungkinan dukungannya dalam perencanaan pemerintah daerah,”ujarnya.

Menutup kegiatan tersebut, Julius berharap rapat kerja tidak berhenti pada agenda organisasi, tetapi menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Halmahera Barat.

“Semoga rapat kerja ini menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang benar-benar bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat Halmahera Barat,”pungkasnya.

Pelantikan dan Rapat Kerja ORARI Lokal Halmahera Barat Masa Bakti 2026–2029 kemudian dilanjutkan dengan agenda rapat kerja untuk merumuskan program organisasi.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Sambut Baik KNMP, Bupati Halbar Bersama KKP Verifikasi Tiga Lokasi Pembangunan
Pemkab Halbar Pulihkan Hubungan Domato-Dehe, Aparat Siapkan Penarikan Pasukan
Dalami Strategi Pengembangan Potensi Desa, Kades Gamici Ikuti Benchmarking di Tiongkok
Dukungan UPP Tobelo Buka Peluang Sabuk Nusantara 35 Masuk Barataku
Pemkab Halbar, UPP Jailolo dan Disnav Ambon Mulai Kaji Alur Kapal Perintis di Loteng
Pemkab Halbar Hibahkan Aset Pelabuhan Jailolo ke UPP untuk Optimalisasi Pengembangan
Bupati James Uang Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pengembangan Jagung di Halbar
Jailolo Front Diproyeksikan Perkuat Wajah dan Ekonomi Ibu Kota Halbar
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:19 WIB

Sambut Baik KNMP, Bupati Halbar Bersama KKP Verifikasi Tiga Lokasi Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 20:04 WIB

Pengurus Baru Dilantik, ORARI Halmahera Barat Bidik Sistem Komunikasi Kebencanaan yang Andal

Rabu, 23 September 2026 - 21:39 WIB

Pemkab Halbar Pulihkan Hubungan Domato-Dehe, Aparat Siapkan Penarikan Pasukan

Senin, 21 September 2026 - 19:32 WIB

Dukungan UPP Tobelo Buka Peluang Sabuk Nusantara 35 Masuk Barataku

Minggu, 20 September 2026 - 17:40 WIB

Pemkab Halbar, UPP Jailolo dan Disnav Ambon Mulai Kaji Alur Kapal Perintis di Loteng

Berita Terbaru

error: