HALBAR, terasmalut — Sebanyak 747 unit perangkat smart TV diperoleh Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, untuk mendukung digitalisasi pembelajaran di satuan pendidikan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui pemanfaatan teknologi digital di lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halbar, Rosbery Uang, mengatakan bantuan yang berasal dari pemerintah pusat dan merupakan hasil usulan Disdikbud Halbar pada 2025 yang baru direalisasikan pada 2026.
Menurut Rosbery, ratusan unit smarttv yang diperoleh dari pemerintah pusat itu agar dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar yang lebih modern dan interaktif.
“Jadi bantuan smart TV ini kami usulkan ke pemerintah pusat pada 2025 dan baru direalisasikan pada 2026 dan dialokasikan untuk TK, SD dan untuk SMP,”ungkap Rosbery kepada media ini, Minggu (25/10/2026).
Ia berharap, pemanfaatan smart TV dapat membantu guru menyampaikan materi pelajaran secara lebih menarik sekaligus memudahkan peserta didik memahami materi melalui konten pembelajaran digital.
“Terima kasih kepada Presiden atas program bantuan ini. Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam upaya memaksimalkan digitalisasi pembelajaran di semua satuan pendidikan,”katanya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyambut baik dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan sarana pendidikan di daerah. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan serta mempersiapkan generasi muda Halbar menghadapi perkembangan zaman.
James menegaskan, pemerintah daerah mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, lanjut James, dinilai penting agar program digitalisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi tenaga pendidik maupun peserta didik.
“Kami berterima kasih kepada Presiden dan pemerintah pusat atas dukungan terhadap sektor pendidikan di Halmahera Barat. Bantuan ini menjadi langkah positif untuk mendorong kemajuan pendidikan dan memperluas pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar,”ujar James.
Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh setiap sekolah, sehingga keberadaannya tidak hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi benar-benar menunjang peningkatan kualitas pembelajaran dan kemampuan siswa.
James menambahkan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat akan terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana serta pemanfaatan teknologi. Ia menegaskan pentingnya peran guru dan sekolah dalam mengoptimalkan fasilitas tersebut.
“Digitalisasi pendidikan harus dimanfaatkan secara optimal oleh guru dan siswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta menciptakan generasi Halmahera Barat yang cerdas dan mampu mengikuti perkembangan teknologi,”tutup James.*(Ghe/Red).
















