Kontrak Proyek Ruang Tunggu Pelabuhan Jailolo Berakhir, Penyedia Minta Maaf

PPK Pastikan Pekerjaan Tetap Dilanjutkan dengan Mekanisme Denda

- Jurnalis

Minggu, 8 November 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Pembangunan Ruang Tunggu Pelabuhan Jailolo (Dok/Ist)

Proyek Pembangunan Ruang Tunggu Pelabuhan Jailolo (Dok/Ist)

HALMAHERA BARAT, terasmalut.id — Pihak penyedia jasa proyek ruang tunggu Pelabuhan Jailolo akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada media dan tim investigasi Tipikor menyusul pernyataan yang dinilai tidak tepat selama proses pengawasan pekerjaan. Permintaan maaf tersebut disampaikan ketika proyek masih dalam tahap penyelesaian meski masa kontrak awal telah berakhir.

Dalam klarifikasi yang disampaikan, perwakilan penyedia menyebut alasan pernyataan yang meleset akibat kelelahan pasca tekanan panjang selama pelaksanaan pekerjaan. “Kami mengakui ada ucapan‑ucapan yang tidak pantas dilontarkan kepada tim investigasi maupun media, kami minta maaf. Faktor kelelahan menjadi salah satu pemicu kesalahan komunikasi tersebut,”ujarnya.

Baca Juga :  Langkah Awal Pemekaran, DPRD Halbar Bentuk Pansus DOB Kota Jailolo

Berbeda dari kekhawatiran publik bahwa proyek akan terhenti total, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menegaskan pihak penyedia tetap bertanggung jawab penuh atas pekerjaan.

Meskipun kontrak resmi telah habis, kami memberikan kesempatan penyelesaian melalui mekanisme denda sesuai peraturan pengadaan barang jasa. Seluruh proses administrasi pendukung perpanjangan penanganan masih berjalan secara bertahap.

“Yang terpenting, penyedia tidak kabur dan tetap bertanggung jawab menyelesaikan ruang tunggu Pelabuhan Jailolo,” tegas pernyataan PPK.

Proyek strategis Pelabuhan Jailolo ini menjadi salah satu prioritas daerah yang masih membutuhkan dukungan alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat. Target penyelesaian utama ditetapkan pertanggal 31 Desember 2026. Selama sisa waktu tersebut, seluruh tahapan pekerjaan masih berstatus on‑progress.

Baca Juga :  Bupati James Uang Salurkan Insentif Pendeta se-Halmahera Barat Sebanyak Dua Triwulan

Sebagai informasi, Pelabuhan Jailolo merupakan simpul transportasi laut utama Halmahera Barat. Keberadaan ruang tunggu yang layak akan meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus menunjang konektivitas ekonomi wilayah.

Kasus ini pun menjadi catatan penting bagi pengelola agar komunikasi antara penyedia, tim pengawas, tim Tipikor, dan media tetap terjaga secara profesional agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.*(Ghe/Red).

Berita Terkait

19 Ribu Warga Halbar Belum Tersentuh MBG, Pemda Targetkan Tuntas 2027
Halbar Kejar Target Stunting 5 Persen, Meri Popala Uang Perkuat Peran Keluarga
Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH
Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan
Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif
Kasus Dugaan Pencurian dan Perusakan Pohon di Halbar, Polda Malut Tetapkan DP sebagai Tersangka
Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Berita ini 243 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 09:20 WIB

Kontrak Proyek Ruang Tunggu Pelabuhan Jailolo Berakhir, Penyedia Minta Maaf

Jumat, 6 November 2026 - 13:33 WIB

19 Ribu Warga Halbar Belum Tersentuh MBG, Pemda Targetkan Tuntas 2027

Kamis, 5 November 2026 - 22:10 WIB

Halbar Kejar Target Stunting 5 Persen, Meri Popala Uang Perkuat Peran Keluarga

Rabu, 4 November 2026 - 13:41 WIB

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan

Berita Terbaru

error: