Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Optimalkan Anggaran, Pemkab Halbar Evaluasi Program dan Belanja Daerah

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Pemkab Halbar) melaksanakan rapat evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, serta realisasi anggaran untuk Semester I Tahun Anggaran 2025, Rabu (18/6/2025).

Agenda rapat evaluasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halbar, Julius Marau, dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam rapat tersebut, masing-masing OPD diminta mempresentasikan capaian program dan kegiatan yang telah berjalan sejak Januari hingga Juni 2025, sekaligus melaporkan tingkat realisasi anggarannya.

“Melalui evaluasi ini, kita ingin mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kesiapan pendanaan dan pelaksanaan program di semester kedua tahun ini,”ujar Julius Marau.

Dikatakan, bahwa evaluasi ini juga menjadi instrumen penting untuk mengukur kemampuan keuangan daerah dalam enam bulan ke depan, baik dari sisi pendapatan maupun belanja.

Julius menegaskan pentingnya perencanaan yang realistis agar tidak terjadi mismatch antara perencanaan dan kemampuan anggaran.

“Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa kemampuan pendanaan daerah mencukupi, maka program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan,”ucapnya.

Namun, jika kemampuan pendanaan terbatas, maka sejumlah kegiatan perlu dipertimbangkan untuk ditunda pelaksanaannya ke Tahun Anggaran 2026. “Kita tidak ingin memaksakan program yang secara keuangan belum siap,”kata Julius.

Mantan Kepala Inspektorat ini menekankan perlunya rasionalisasi anggaran di setiap OPD. Ia menyebut, efisiensi anggaran adalah langkah strategis agar dana yang tersedia dapat digunakan secara optimal.

“Kalau suatu kegiatan bisa dilaksanakan hanya dengan Rp 50 juta, mengapa harus dianggarkan Rp 100 juta? Prinsip efisiensi ini penting agar anggaran kita benar-benar berdampak,”imbuhnya.

Selain membahas evaluasi semester pertama, Julius menyampaikan bahwa pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) belum dapat dilakukan. Sebab menurutnya Pemerintah daerah masih menunggu hasil evaluasi ini agar memiliki proyeksi pendapatan yang akurat untuk semester kedua.

Lebih lanjut, Mantan Kepala BP3D Halbar ini menegaskan bahwa perubahan APBD harus berbasis pada data dan kepastian pendapatan.

“Perubahan anggaran tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan. Harus ada kepastian, jadi Kalau pendapatan tidak pasti, lebih baik kita tunda penambahan belanja yang justru mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak,”ujarnya.

Menurut Julius, keputusan untuk mengurangi atau menambah belanja daerah nantinya sangat bergantung pada hasil evaluasi ini. Oleh sebab itu, rapat evaluasi kali ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas fiskal daerah di tengah dinamika yang ada.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar sesuai dengan prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah. Prinsip efisiensi dan kepastian pendanaan menjadi dasar kebijakan kita ke depan,”tutup Julius Marau.*(Red/Ghe).

 

Baca Juga :  Tindaklanjuti Instruksi Bupati, Bulan Depan Dinas PU-PR Halbar Benahi Jalan Rusak di Sejumlah Titik

 

 

 

Berita Terkait

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar
KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya
Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?
Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta
Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar
Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 
Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja
RSUD Jailolo Buka-bukaan Soal Anggaran, Rp19 Miliar Jadi Acuan
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:19 WIB

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 April 2026 - 22:17 WIB

KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?

Senin, 20 April 2026 - 10:55 WIB

Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta

Sabtu, 18 April 2026 - 18:51 WIB

Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar

Berita Terbaru

melda Azzahra Tude(Sekritaris DPW BRINUS MALUT

Halmahera Barat

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 Apr 2026 - 23:19 WIB

Ilustrasi

Halmahera Barat

Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?

Senin, 20 Apr 2026 - 20:35 WIB

error: