Pemkab Halbar Anggarkan 6 Miliar Pembangunan Jalan Desa Goro-goro

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Masyarakat Desa Goro-goro, Kecamatan Sahu, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Halmahera Barat, Senin (14/4/2025).

Sebelum menyampaikan tujuan demonstrasi tersebut, masa aksi langsung disambangi Bupati Halmahera Barat, James Uang.

Dalam kesempatan itu, James mengaku sudah mengetahui tuntutan dalam aksi demonstrasi yang digelar masyarakat suku Wayoli itu.

“Saya sudah tahu tujuan digelar aksi demonstrasi ini. Tuntutannya soal pembangunan infrastruktur jalan,”tutur James.

Baca Juga :  Sinergikan Program Keamanan Pangan Terpadu, Balai POM Sofifi Gelar Advokasi Lintas Sektor di Halbar

James menyampaikan, bahwa Pemerintah Halmahera Barat, sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan di Desa Goro-goro sebesar Rp.6 Miliar.

“Jadi, itu sudah termuat dalam APBD Halmahera Barat, hanya saja penggunaan uang negara tidak bisa mengikuti kemauan kita. Harus melalui tahapan yang sudah diatur dalam regulasi,”tuturnya.

Untuk itu, James meminta masyarakat agar bersabar, sebab pembangunan jalan menggunakan uang negara harus melalui tahapan tender dan penandatanganan kontrak.

Baca Juga :  Terima Piagam KEN dari Kemenparekraf Hingga FTJ Diakui Sebagai Pemantik Perputaran Ekonomi Warga

“Ini uang negara, jadi harus kita mengikuti mekanismenya, karena uang negara beda dengan uang kopra,”sebutnya.

 

Meski begitu, James memastikan pembangunan jalan di Desa Goro-goro akan dilakukan pada Mei mendatang. Jika tidak, sambung dia, masyarakat dipersilahkan kembali melakukan demonstrasi.

“Jika tuntutan kalian belum diakomodir, maka datang lagi untuk melakukan aksi,”pungkasnya.*(Ghe/Red).

Berita Terkait

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan
Darurat Air Bersih Akibat Banjir, Warga Desa Tolofuo Harap Ada Tindakan Pemerintah
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:19 WIB

DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.

Senin, 12 Januari 2026 - 20:08 WIB

Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: