Tiga Hari Lagi, PPTK Proyek Pengadaan Obat Rp 2,2 Miliar di Dinkes Halbar Dipanggil Polisi

- Jurnalis

Rabu, 29 Desember 2021 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAILOLO, Polisi resor Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) bakal memanggil Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Suseno S.Farm untuk dimintai klarifikasi terkait proyek pengadaan obat senilai 2,2 Milyar di Dinas kesehatan halbar.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Halbar, Ambo Welang pada defactonews.co saat dikonfirmasi via Telepon baru-baru ini, bahwa akan segera melakukan pemanggilan terhadap PPTK terkait dengan tender proyek pengadaan Obat pada Dinas kesehatan halbar.

Baca Juga :  Tikung Muslim Dade di TPS 2, Bahrain Habib Ditetapkan Sebagai Kades Desa Gamsungi

“Iya benar akan dipanggil PPTKnya untuk mintai klarifikasi,”ungkap Ambo, Rabu (29/12/2021).

Ambo bilang, untuk pemanggilan terhadap Pak Suseno sebagai PPTK pada pengadaan obat, sudah di tandatangani dan dijadwakan pemanggilan.

“Tadi Anggota saya sudah antar suratnya untuk di tanda tangani, dan jadwal pemaggilan sudah ditetapkan, kemungkinan tiga hari kedepan sudah diperiksa,”cetusnya.

Sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Suseno mengaku hingga saat ini belum menerima surat penmanggilan dari pihak kepolisian kabupaten Halbar.

Baca Juga :  Launching Inovasi SIJANK-Halbar, Wabup Djufri Muhamad Apresiasi Kadis dan Staf PUPR

Ia berdalih, terkait dengan pemanggilan polisi, dirinya hanya mengetahui bahwa kadis kesehatan Novelheins Sakalaty yang sudah memenuhi panggilan polisi tersebut.

“Sejauh ini saya belum pernah terima surat pemanggilan dari pihak kepolisian, kemungkinan pak kadis yang menerima surat panggilan tersebut dan sudah diperiksa,”tutupnya.

 

Penulis : Tim
Editor   : Eghez

Berita Terkait

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan
Darurat Air Bersih Akibat Banjir, Warga Desa Tolofuo Harap Ada Tindakan Pemerintah
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:19 WIB

DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.

Senin, 12 Januari 2026 - 20:08 WIB

Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: