Warga Desak Pemda Halbar Koordinasikan ke PT.ASDP Benahi Sistem Pelayanan Ferry Sidangoli-Ternate yang Amburadul

- Jurnalis

Rabu, 15 Februari 2023 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Halik (Ongen) Tokoh masyarakat Jailolo Selatan (Dok/Ghez)

Abdul Halik (Ongen) Tokoh masyarakat Jailolo Selatan (Dok/Ghez)

HALBAR, terasmalut.ID — Warga Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, mendesak pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara, berkoordinasi dengan Balai Perhubungan dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Sidangoli-Ternate agar membenahi sistem pelayanan yang amburadul.

Abdul Halik warga Desa Sidangoli Dehe kepada terasmalut.ID, Rabu (15/02/23) menyampaikan bahwa Keprihatinan masyarakat setempat itu bukan hanya didasari terhambatnya mobilitas orang. Namun lebih dari itu, yakni terhambatnya mobilitas barang dan jasa yang dapat mengganggu roda perekonomian masyarakat. Khususnya di Kecamatan Jailolo Selatan yang terus tumbuh dan berkembang.

Untuk itu, tokoh masyarakat ini mendesak Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Halmahera Barat untuk segera berkoordinasi dengan berbagai pihak agar persoalan pelayanan penyebrangan yang terbengkalai tersebut diatasi.

Menurutnya, ditahun lalu, pelayanan angkutan feri Sidangoli-Ternate atau Ternate-Jailolo, jadwal pelayanan kapal dalam setiap harinya 5 kali, namun beberapa bulan terakhir ini ada perubahan sehingga pelayanannya hanya ada 2 kali dalam sehari.

“Padahal antusias penumpang dan mobilisasi barang untuk menyebrang melalui pelabuhan kapal ferry Sidangoli-Ternate maupun Ternate-Sidangoli makin meningkat. Tetapi jika dalam sehari pelayanannya hanya 2 kali maka tentu saja berpengaruh buruk pada kelangsungan daya arus penumpang yang makin hari makin berkurang,”

Baca Juga :  Kapus Kedi Harap Pemda Secepatnya Bijaki Hak Pakai Bangunan Puskesmas Baru

Bahkan sambung Abdul Halik, tak hanya kurangnya pelayanan tetapi juga waktu tiba-berangkat yang tidak menentu ditambah dengan kapasitas muat dan fasilitas kapal ferry yg kurang memadai sehingga jauh dari kualitas mutu pelayanan orang dan barang membuat masyarakat dan pengguna jasa ferry tersebut makin resah.

“Sering kali penumpang yang datang ke pelabuhan mempersiapkan keberangkatan sesuai jdwal tiba-berangkat kapal, tetapi karena kapal telat tiba tidak sesuai jadwal terpaksa harus menunggu berjam-jam,”ungkapnya

Belum lagi, banyaknya mobil yang mengantri lama dan berharap untuk menyebrang, terpaksa tertunda karena kapasitas muatan kapal juga sangat terbatas karena memang ukuran dan ruang kapalnya juga sangat sempit.

“Jadi, apabila jumlah penumpang banyak maka sudah pasti tempat duduk yang tersedia di kapal ferry tersebut tidak mencukupi sehingga penumpang yang lainnya pasti berdiri sampai kapal tiba di tempat tujuan. Nah bukan hanya itu saja, kecepatan kapal ferry KMP. KERAPU yang melayani penyebrangan Sidangoli-Ternate maupun sebaliknya ini juga tidak laju dan terkadang jika ada gelombang dan angin maka perjalann kapalnya makin lambat lagi,”sesal Ongen sapaan akrab Abdul Halik.

Baca Juga :  Tak Punya Biaya Berobat, Keluarga Pasien Gizi Buruk di Halbar Tak Mau Anaknya Dirawat

Ongen menyebut, Bahwa kondisi kapal ferry KMP.KERAPU yang melayani penyeberangan Sidangoli-Ternate atau sebaliknya itu sebnarnya tidak layak digunakan untuk mengangkut penumpang karena kondisi kapalnya sangatlah tidak memenuhi Standar Mutu Pelayanan angkutan penumpang maupun barang.

“Buruknya layanan ferry tersebut, sebelumnya saya sudah berkordinasi dengan dishub halbar untuk segera ada penanganannya karena jika stuasi ini dibiarkan maka selain pengguna jasa kapal ferry, tentu berdampak juga pada pendapatan warga yang mengais rejeki di sekitaran pelabuhan. Selain itu berpengaruh juga pada minat orang atau pengguna jasa ferry melalui pelabuhan penyebrangan sidangoli-ternate maupun ternate-sofifi,”bebernya.

“Kami berharap kepada Balai perhubungan serta pihak PT.ASDP untuk segera bertindak cepat membenahi sistem pelayanan kapal ferry sidangoli-ternate yang setiap harinya tidak boleh kurang dari 4 kali. dan harus konsisten terhadap waktu tiba-berangkat di pelabuhan, kapal ferry yang nanti digunakan harus kapal yang layak memenuhi standar mutu pelayanan angkut penumpang dan barang tidak boleh menggunakan KMP KERAPU,”tandasnya.

 

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku
Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis
Respons Aksi Warga Loteng, Irene : Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Trayek Kapal Akan Diperjuangkan
Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:08 WIB

UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:19 WIB

Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Respons Aksi Warga Loteng, Irene : Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Trayek Kapal Akan Diperjuangkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Berita Terbaru

error: