Korban Tewas Turki-Suriah Terus Bertambah, Jutaan Orang Membutuhkan Bantuan

- Jurnalis

Rabu, 15 Februari 2023 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Oerban

Dok/Oerban

TERASMALUT.ID – Lebih dari seminggu setelah gempa bumi berskala besar melanda Turki. Sembilan orang akhirnya diselamatkan dari puing-puing, pada Selasa 14 Februari 2023.

Upaya bantuan terus bergeser untuk membantu orang-orang yang berjuang tanpa tempat berlindung atau hidup dengan makanan dalam kecukupan dan cuaca dingin yang getir.

Presiden Erdogan telah mengakui masalah dalam tanggapan awal terhadap gempa berkekuatan 7,8 yang melanda pada 6 Februari, tetapi dirinya mengatakan situasinya sekarang aman dan terkendali.

“Kami menghadapi salah satu bencana alam terbesar, tidak hanya di negara kami tetapi juga dalam sejarah kemanusiaan,”kata Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi di Ankara.

Baca Juga :  Perubahan Kebijakan Bikin Program Desa Tertunda, Ini Penjelasan Kades Pumadada

Mereka yang diselamatkan pada Selasa termasuk dua bersaudara, berusia 17 dan 21 tahun, ditarik dari blok apartemen di provinsi Kahramanmaras, dan juga seorang pria dan wanita muda Suriah dengan jilbab bermotif macan tutul di Antakya juga diselamatkan setelah lebih dari 200 jam di puing-puing.

Mungkin ada lebih banyak orang yang masih hidup untuk ditemukan, kata seorang dari tim penyelamat.

Meski begitu, pihak PBB mengatakan fase penyelamatan akan segera berakhir, dengan fokus beralih ke tempat tinggal, makanan, dan sekolah.

“Orang-orang sangat menderita. Kami mengajukan permohonan untuk menerima tenda, bantuan, atau semacamnya, tetapi sampai sekarang kami tidak menerima apa pun,”kata Hassan Saimoua, seorang pengungsi yang tinggal bersama keluarganya di taman bermain di kota Gaziantep, tenggara Turki.

Baca Juga :  Bupati Halbar Diminta Profesional Dalam Rolling Jabatan, Agar Tidak Terkesan "Arisan Keluarga"

Saimoua dan warga Suriah lainnya yang telah menemukan perlindungan di Gaziantep, tetapi menjadi tunawisma oleh gempa menggunakan lembaran plastik, selimut dan kardus untuk mendirikan tenda darurat di taman bermain.

“Ada juga kekhawatiran yang berkembang atas masalah kesehatan yang muncul terkait dengan cuaca dingin, kebersihan dan sanitasi, dan penyebaran penyakit menular-dengan orang-orang yang rentan terutama yang berisiko,”tukasnya**

 

 

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah
25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial
Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah
Perjuangkan Hak Daerah ke Pempus, Halbar Kantongi DBH Kurang Bayar Rp30,5 Miliar
HUT ke-25, Demokrat Halbar Gelar Lomba Rakyat dan Pidato AHY Muda
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:51 WIB

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah

Berita Terbaru

error: