Keasikan Konsolidasi Kemenangan Istrinya di Pileg, Status Anggota BPD 9 Desa Kecamatan Loteng Terbengkalai

- Jurnalis

Selasa, 15 Agustus 2023 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Joko Ahadi, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Barat

Joko Ahadi, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Barat

TERASMALUT.ID — Status jabatan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di sembilan Desa Kecamatan Loloda Tengah (Loteng) terbengkalai.

Ini menyusul, akibat Camat di kecamatan Loloda tengah, Febianus Atajalim diduga keasikan melakukan konsolidasi kemenangan istrinya yang ikut bertarung di pemilihan legislatif (Pileg) di salah satu partai politik sehingga belum dilakukan pelantikan terhadap anggota BPD di sembilan desa.

Padahal BPD 9 desa yang berada di Kecamatan Loloda Tengah itu proses pemilihan telah selesai pada Maret 2023 kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Halmahera Barat, Joko Ahadi kepada wartawan, Selasa (15/08) tadi menyatakan, anggota BPD di 9 (sembilan) desa Kecamatan Loloda Tengah merasa resah atas nasib mereka karena, hingga saat ini mereka belum dilantik, padahal proses pemilihan telah selesai pada Maret 2023 kemarin.

Baca Juga :  Sukseskan Program Vaksin Nasional, Babinsa Koramil 1501-04/Sahu Dampingi Siswa/i Saat Divaksin

Ia juga menyebutkan sementara desa-desa lain telah sibuk dengan kegiatan Musyawarah Desa (MusDes).

“Namun dari informasi yang didapat dari Anggota BPD, camat Loteng cuma sibuk dengan kegiatan konsolidasi politik menjelang 2024, karena istrinya lagi ikut Caleg di salah satu partai politik,”ujar Joko.

“Untuk itu saya sebagai Ketua komisi I ketika menerima informasi ini, dengan adanya beberapa desa yang BPD-nya belum dilantik mengunjungi kami komisi I dan menyampaikan keluhan ini, maka komisi I cepat merespon masalah ini dan akan melakukan pemanggilan kepada camat dan juga kepala DPM-PD untuk memintai keterangan kenapa sampai saat ini BPD yang sudah terpilih belum di lantik-lantik juga padahal setelah pemilihan sampai saat ini sudah masuk enam bulan,”ungkapnya.

Baca Juga :  Dukung Program Pemerintah, Koramil 1501-04/Sahu Dan Babinkamtibmas Dampingi Proses Vaksinasi

Joko juga menegaskan, kepada Camat Loteng Fabianus Atajalim, agar secepat mungkin menyiapkan agenda pelantikan untuk anggota BPD di 9 desa kecamatan Loteng tersebut.

“Daripada sibuk dengan agenda-agenda diluar dari tugas dan fungsi sebagai kepala wilayah Kecamatan, sebaiknya Camat menjalankan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatannya,”jelas Politikus Partai Golkar ini.

Menurut Joko, kalau camat terbukti melakukan hal-hal politik maka peran masyarakat untuk melakukan pengawasan partisipatif dan kalau terbukti dan punya bukti-bukti lengkap segera melakukan laporan kepada Panitia Pengawas desa.

“Jika itu benar bahwa camat melakukan konsolidasi untuk kemenangan istrinya, laporkan keada Panwas Desa dan Panwascam agar yang bersangkutan dapat diproses dengan aturan yang berlaku karena itu sudah melanggar aturan sebagai seorang ASN,”tegas Joko

Berita Terkait

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Berita Terbaru

error: