Disdikbud Halbar Gelar Workshop Penyediaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan

- Jurnalis

Kamis, 2 November 2023 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

terasmalut.id, JAILOLO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, menggelar workshop penyediaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan pembelajaran berbasis kualifikasi starata menuju pendekatan akademik.

Kegiatan yang digagas Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Dikbud Halmahera Barat, itu berlangsung di Aula Baikole, Kantor Pemerintah setempat, yang dihadiri 50 peserta.

Kepala Dikbud Halmahera Barat, Rosbery Uang, mengatakan, kegiatan tersebut bermaksud merangsang guru PAUD untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan ke jenjang starata satu (S1), guna mencapai mutu pendidikan di Halmahera Barat yang lebih berkualitas.

Hal itu juga, kata Rosbery, sebagaimana telah diatur dalam undang-undang nomor 14 Tahun 2005, tentang guru dan dosen yang mensyaratkan kualifikasi guru harus D-IV atau S1.

“Jadi ada upaya-upaya ya memang sudah ada MoU antara Unkhair dan Pemerintah Daerah, guru-guru yang belum sarjana, diupayakan supaya bisa mendaftar ke perguruan tinggi supaya kualifikasinya S1,”jelas Rosbery.

Baca Juga :  Tim Pemenangan JUJUR Jilid Dua di Kecamatan Loloda—Loloda Tengah Resmi Dibentuk

Menurut Rosbery, selain mensukseskan program “Halbar Cerdas” yang merupakan satu dari 7 program prioritas Kepemimpinan Bupati James Uang dan Wakil Bupati Jufri Muhamad (JUJUR), kegiatan tersebut juga berguna besar bagi sekira 80 persen guru di Halmahera Barat, yang belum mencapai kualifikasi pendidikan S1.

“Karena jika kualifikasinya tidak S1 maka ada hal yang tidak bisa dia terima, misalnya tidak bisa ikut TPG sertifikasi guru, kemudian tidak bisa mendaftar P3K, dan juga tidak bisa mendapat tunjagan Daerah Terpencil. Jadi harapannya, semoga para peserta termotivasi dari kegiatan itu sehingga mau meningkatkan kualifikasi pendidikan ke S1,”pungkasnya.

Sementara Kepala Bidang GTK, Dikbud Halmahera Barat, Yulince Tully, menambahkan, bahwa kegiatan ini berkaitan dengan penyediaan pedidik dan tenaga kependidikan PAUD, yang hanya melibatkan guru yang kualifikasi pendidikannya SMA dan D-2. Sebab sebanyak 300 lebih guru belum mencapai kualifikasi pendidikan S1.

“Jadi kegiatan ini untuk memotivasi guru-guru agar melanjutkan studi pendidikan S1, khusus pendidikan guru PAUD,”ujar Eny sapaannya.

Baca Juga :  Danrem 152/Babullah Ternate Pimpin Sertijab Danyonif 732 Banau

Sebab jika tidak, sambung Eny, guru-guru yang  kualifikasi pendidikannya terbatas, tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti program Pemerintah yang di antaranya, Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Pendidikan Profesi Guru dalam jabatan, atau PPG pra jabatan dan P3K.

Selain itu, lanjut Eny, guru-guru dengan kualifikasi pendidikan tersebut tidak berkesempatan memilki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), sebagai salah satu syarat mengikuti program Perintah.

“Oleh sebab itu, diharapkan melalui kegiatan workshop pembelajaran melalui pendekatan akademik ini dengan sendirinya memotivasi guru untuk melanjutkan pendidikan akademik,”tuturnya.

Eny juga berharap, para guru tersebut termotifasi untuk melanjutkan jenjang pendidikan, sebab adanya kelas konversi yang sudah tersedia di perguruan tinggi.

“Karena sekali pun masih SMA, dia sudah memiliki sertifikat ikut diklat dan segala macam, itu tambahan untuk konversi. Jadi SKS nya sudah berkurang. Jadi mungkin untuk SMA sudah tidak sampai 4 Tahun. Begitu juga dengan yang D-2,”tandasnya.*[Ghez].

Berita Terkait

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat
Kanwil Ditjenpas Malut Tekankan Disiplin, Lapas Jailolo Perkuat Pelaksanaan Tugas
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:33 WIB

TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi

Berita Terbaru

error: