JAILOLO, terasmalut — Jelang Pelaksanaan Pemilihan Umum serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara, menyelenggarakan Apel Siaga Tahapan Pengawasan Pemilu 2024 di Lapangan Sasadu Lamo Kecamatan Jailolo, Minggu (11/02/24).
Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Kapolres Halbar, Kajari Halbar, Danyonif 732 Banau, Badan Kesbangpol Halbar, KPUD Halbar, Gakumdu, Panwaslu Kecamatan, serta diikuti Panwaslu Desa.
Ketua Bawaslu Halbar, Nimbrot Lasa dalam sambutannya menyampaikan, Apel Siaga yang diselenggarakan itu merupakan agenda Bawaslu dari pusat hingga Kabupaten/Kota yang tujuannya untuk memperketat pengawasan di masa tenang.
“Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memantapkan pasukan di lapangan demi menghindari hal-hal di luar dari ketentuan,”kata Nimbrot.
Seluruh jajaran Pengawas Pemilu, baik tingkat Kabupaten maupun Kecamatan hingga Desa dan TPS, dihimbau agar lebih memperketat pengawasan dimasa tenang sehingga tidak ada lagi pelaksanaan kampanye dalam bentuk apapun.
“Sekali lagi saya tegaskan. bahwa tidak ada kampanye berupa apapun bahkan berupa bantuan sekecil apapun selama masa tenang, Karena waktu yang diberikan kepada peserta pemilu untuk berkampanye sudah berakhir,”tegasnya.
“Sebab hal ini semata-mata dilakukan agar diharapkan Pemilu bisa berjalan dengan baik dan tenang, demi tercapainya demokrasi yang bersih di Halmahera Barat,”ujar Nimbrot.
Sementara Kapolres Halmahera Barat, AKBP Erlichson Pasaribu menyatakan, pihaknya menerjunkan 222 personil untuk pengawasan Tempat Pemungutan Suara (TPS) jelang pungut hitung.
“Personel dari Polres 222, di tambah 30 personel dari Brimob yang stand bay. Untuk 222 personel itu ada yang 1 personel mengawasi 2 TPS dan ada yang 1 personel mengawasi 1 TPS. Tergantung pola pengamanan kita. Kita berharap proses pungut hitung berjalan deng aman dan tertib, segala hal yang menggangu keamanan dan ketertiban akan kita cegah semaksimal mungkin,”tandasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Barat, dan selaku Pembina Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), Kusuma Jaya Bulo menegaskan, semua pelanggaran Pemilu akan diproses. Akan tetapi ia berharap, semua berjalan profesiaonal dan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.
“Kita riang gembira, aman dan damai. Kemudian teman-teman peserta Pemilu mudah-mudahan mengerti itu semua. Yang namanya pilihan tergantung masyarakat. Menang kalah itu hal biasa,”pungkasnya.*(Red/Ghe).














