Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Publik Diimbau Tidak Terpengaruh Narasi Provokatif

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hikayat Abd Rahman, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat (Dok/Ist)

Hikayat Abd Rahman, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat (Dok/Ist)

terasmalut Staf Khusus Bupati Halmahera Barat, Hikayat Abd Rahman, menilai penolakan investasi di Halmahera Barat yang tidak berbasis kajian akademis sebagai sikap tidak konstruktif dan berisiko menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Hikayat, sikap tersebut tidak sejalan dengan kebutuhan daerah yang saat ini membutuhkan dukungan terhadap pembangunan dan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyoroti bahwa penolakan tersebut datang dari seorang mantan anggota DPRD yang seharusnya memahami pentingnya investasi sebagai salah satu instrumen utama dalam pembangunan daerah.

“Hemat saya, daerah ini tidak akan maju hanya dengan teriakan dan provokasi. Perlu gagasan besar, data yang kuat, dan solusi nyata,” ujar Hikayat.

Ia menambahkan, sebagai mantan legislator, Franky Luang semestinya hadir dengan pemikiran konstruktif, bukan justru mempertontonkan pola pikir picik yang melihat setiap langkah pemerintah sebagai ancaman.

Baca Juga :  Berbagi di Bulan Ramadhan, TP-PKK Halbar Bersama Dharmawanita, Bhayangkari dan Persit Berikan Takjil Gratis

Hikayat menegaskan, menolak investasi sebelum melalui proses kajian yang komprehensif merupakan bentuk cara berpikir yang tidak utuh terhadap masa depan Halmahera Barat. Padahal, setiap rencana investasi pada dasarnya melalui tahapan analisis dan pertimbangan yang matang dari berbagai pihak.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan kontribusi yang pernah diberikan selama menjabat sebagai anggota legislatif. Menurutnya, publik berhak mengetahui sejauh mana terobosan yang telah dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan kerja, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Kalau yang ditawarkan hari ini hanya narasi penolakan, maka wajar jika masyarakat menilai kritik tersebut lebih bernuansa kepentingan politik daripada kepedulian terhadap rakyat,”katanya.

Ia juga menilai konstruksi berpikir yang tidak utuh berpotensi melahirkan kesimpulan yang keliru, di mana semua investasi dianggap buruk, setiap kebijakan dinilai salah, dan seluruh langkah pemerintah selalu dicurigai.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrim, Banjir Rob Terjang Lima Desa di Jailolo Selatan

“Ini bukan sikap kritis, melainkan bentuk kepanikan politik karena kehilangan panggung,” tegasnya.

Hikayat menambahkan, Halmahera Barat membutuhkan figur yang berpikir maju, terbuka terhadap perubahan, dan mampu menawarkan solusi nyata, bukan yang terjebak pada dendam politik masa lalu.

“Masyarakat butuh pekerjaan, pembangunan, dan harapan baru. Bukan polemik yang tidak produktif dari elit yang sibuk meratapi dinamika politiknya,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan bahwa jika tidak mampu memberikan solusi, setidaknya tidak menghambat jalannya pembangunan daerah.

“Masa depan Halmahera Barat terlalu berharga untuk disandera oleh ego dan frustrasi politik segelintir orang,”tutup Hikayat.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah
25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial
Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”
Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary
Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:51 WIB

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”

Berita Terbaru

error: