Wabup Halmahera Barat Minta Pemprov Beri Perhatian ke Desa se-MALUT

- Jurnalis

Rabu, 26 Juli 2023 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Djufri Muhamad, Wakil Bupati Halmahera Barat (dok/terasmalut)

Djufri Muhamad, Wakil Bupati Halmahera Barat (dok/terasmalut)

 

TERASMALUT.ID – Wakil Bupati Halmahera Barat (Halbar) Djufri Muhammad, meminta Pemerintah Provinsi, (Pemprov) Maluku Utara, (Malut) agar menaruh perhatian terhadap seluruh desa yang ada di maluku Utara.

“Pemprov Malut harus menganggarkan bantuan keuangan kepada Desa yang ada di Maluku Utara. Sebab, yang mana APBD-nya kurang lebih 2 triliun tetapi sentuhan kepada Desa tidak ada sehingga itu semua dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten,”ujar Djufri Kepada media

Dikatakan, Kedepan Anggota DPRD Provinsi harus memperjuangkan itu, minimal APBD tahun 2024 Pemprov Malut sudah harus menganggarkan.

Sebab menurutnya, dalam Permendagri dan PP itu ada, misalnya di anggaran pendapatan belanja Desa (APBDes) di situ tertulis bantuan keuangan Pemprov ke Desa. Ia mengaku bahwa kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah se-Malut berkomunikasi itu Pemprov tidak pernah menganggarkan Bantuan tersebut. Padahal itu ketentuan hukum sangat wajib.

“Misalnya di Kabupaten itu di cantumkan dari pendapatan Alokasi Dana Desa, (ADD). Kalau torang, (Kami) di Halbar dalam satu tahun kurang lebih 200 juta per Desa, maka Pemkab mengalokasikan bantuan keuangan itu kepada Desa kurang lebih 49 miliar per Desa. Sementara pemprov itu nol, dan itu mulai dari 2015 sampai sekarang tidak di berlakukan,”beber Ketua DPD NasDem Halbar itu.

Baca Juga :  Bawaslu Halbar Warning Paslon Bupati dan Wakil Bupati Agar Jangan Dulu Kampanye

Oleh karena itu, kata Djufri, bersama teman-teman Wakil Bupati dan Wakil Walikota di Maluku Utara kami sudah mengkoordinasi untuk meminta agar Pemprov menganggarkan. Bahkan kita juga berkeinginan mendatangi Anggota DPRD Provinsi pada badan anggaran (BANGGAR) agar bekerja sama dengan APDESI Provinsi untuk mempresur hal ini.

“Meskipun hanya sedikit, misalnya 50 juta Per Desa dengan sekian anggaran di provinsi kurang lebih 2 triliun lebih dan masuk ke Desa kan Desa di Maluku Utara ini kan kurang lebih 1.100 kalau tidak salah,”ketusnya.

Mantan Anggota DPRD Halbar dua periode ini menyebut, Dalam undang undang nomor 6 itu di PP 43, 47 kemudian turun kebawa ke permendagri permendagri itu salah satu struktur APBDes adanya pendapatan dari sumber bantuan keuangan pemerintah provinsi kepada Desa.

Baca Juga :  Bupati James Uang Ajak Perangi Hoax Untuk Mensukseskan Pilkada Halmahera Barat 2024

“Kalau saya cek di beberapa Daerah misaonya di Jawa kemudian Sumatera, Sulawesi itu ada, tetapi kita di Maluku Utara tidak ada,”ucapnya.

Ia juga menambahkan, Dalam struktur APBDes itu ada pendapatan yang bersumber dari Dana perembangan yaitu Dana Desa, bantuan keuangan Provinsi dan bantuan keuangan pemerintah Kabupaten/Kota , nah Kabupaten Kota dan Dan Desa ini ada sedangkan Provinsi tidak ada, kemudian sumber lain misalnya, lain lain pendapatan Desa yang sah kemudian pendapatan Aset Desa.

”Jadi torang sesalkan di maluku utara APBDnya kurang kebih 2 triliun lebih, tetapi kok tidak ada sentuhan kepada Desa, jadi beban itu hanya di Pemerintah Kabupaten.kami berharap kepada Gubernur Malut agar kedepan berkomitmen terhadap Desa,”tandasnya.*(Ghez)

Berita Terkait

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo
Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat
Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:39 WIB

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: