terasmalut — Menjelang pergantian tahun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), menggelar kegiatan santunan dan doa bersama anak yatim sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, serta doa kolektif demi keselamatan bangsa dan daerah dalam menyongsong tahun yang akan datang.
Ketua DPD PAN Halmahera Barat, Dasril Hi Usman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum refleksi akhir tahun yang sarat makna religius. Menurutnya, doa dan santunan kepada anak yatim menjadi sarana bermunajat kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Halmahera Barat, senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan.
“Kita ingin menutup tahun ini dengan munajat dan kepedulian, sebagai ikhtiar batin memohon keselamatan dan ketenteraman bagi bangsa dan daerah,”ujar Dasril.
Ia menjelaskan, anak yatim memiliki kedudukan mulia dalam ajaran agama, sehingga perhatian dan kasih sayang kepada mereka diyakini menjadi jalan terbukanya keberkahan. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menegaskan bahwa pembangunan moral dan spiritual masyarakat harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik dan politik, agar tercipta kehidupan sosial yang harmonis dan berkeadilan.
Lebih lanjut, Dasril menekankan bahwa PAN tidak semata-mata hadir dalam kontestasi politik, melainkan juga memikul tanggung jawab moral dan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap kelompok rentan merupakan wujud nyata komitmen partai dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial secara berkelanjutan.
Anggota DPRD Halbar ini kembali menyampaikan harapan agar doa yang dipanjatkan bersama anak yatim menjadi energi spiritual bagi perjalanan bangsa ke depan.
“Semoga Allah SWT memberikan keselamatan, persatuan, serta kekuatan kepada bangsa ini, dan menjadikan Halmahera Barat sebagai daerah yang aman, tenteram, dan diberkahi dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun mendatang,”pungkasnya.*(Ghe/Red)













