Reses Hari Keempat Meri Popala, Warga Kecamatan Ibu dan Tabaru Fokuskan Aspirasi pada Infrastruktur Dasar

Sinkronisasi Program Jadi Kunci Realisasi Pembangunan

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

terasmalut — Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) Daerah Pemilihan I Ternate–Halmahera Barat, Meri Popala, kembali menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam agenda reses masa persidangan I Tahun 2025-2026, hari keempat yang berlangsung di Desa Tuguis, Kecamatan Ibu Tabaru, Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian reses yang telah menjangkau tujuh titik di wilayah Halmahera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak, khususnya di sektor infrastruktur, pertanian, pendidikan, dan pelayanan dasar.

Aspirasi yang dihimpun antara lain permintaan pembangunan jalan tani, jalan penghubung antarwilayah, penanganan air bersih yang terputus, pembangunan jembatan, pemasangan jaring pengaman jembatan, serta pembangunan parit, deker, swering, dan jalan setapak sepanjang 300 meter.

Selain itu, warga juga mengusulkan pengadaan alat dan mesin pertanian berupa delapan unit cultivator, enam unit mesin tok-tok, satu unit traktor, permintaan pupuk, mesin pipil jagung, serta satu unit sensor pertanian. Di bidang pendidikan, masyarakat menyampaikan kebutuhan perbaikan sekolah taman kanak-kanak serta penambahan tenaga pendidik TK dan PAUD.

Baca Juga :  Kepala Desa Salu Kabupaten Halmahera Barat Diduga Selewengkan BLT-DD Senilai 169 Juta

Meri Popala menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat merupakan cerminan kebutuhan riil yang harus segera mendapat perhatian.

“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi ruang bagi rakyat untuk menyampaikan langsung apa yang mereka rasakan dan butuhkan dalam kehidupan sehari-hari,”ujar Meri Popala.

Ia menyampaikan bahwa dari delapan titik reses yang telah dikunjungi, mayoritas aspirasi memiliki pola yang sama, yakni terkait keterbatasan akses infrastruktur dan layanan dasar.

“Permintaan yang dominan adalah jalan, air bersih, jembatan, serta sarana pertanian. Ini menunjukkan bahwa pembangunan dasar masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus kita tuntaskan bersama,”katanya.

Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Maluku Utara ini menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan agar masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga :  DPRD Halmahera Barat Siap Kawal Tuntaskan Anggaran Sisa STPK Banau Untuk Tunggakan Gaji

“Saya akan memastikan seluruh aspirasi ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi diperjuangkan secara serius melalui mekanisme penganggaran dan program pemerintah,”tegasnya.

Sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Maluku Utara, Meri Popala juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa setiap aspirasi akan diklasifikasikan sesuai kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan, mulai dari pemerintah desa, kabupaten, provinsi, hingga kementerian melalui balai teknis.

“Prinsipnya sinkronisasi program menjadi kunci agar tidak terjadi tumpang tindih dan agar anggaran benar-benar tepat sasaran,”jelasnya.

Ketua TP-PKK Halbar ini juga kembali menegaskan komitmennya untuk tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Saya hadir sebagai wakil masyarakat, dan tugas saya adalah memastikan suara mereka didengar, diperjuangkan, dan diwujudkan menjadi kebijakan nyata yang membawa perubahan bagi kesejahteraan bersama,”pungkasnya.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
BKAD Halbar Masuk Tiga Besar Pengelola TKD Terbaik Versi Kemenkeu, Bupati: Jadi Motivasi Seluruh OPD
Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:34 WIB

Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:25 WIB

Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan

Berita Terbaru

error: